Ini yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Menyewa Migo e-Bike

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penduduk mengendarai Migo e-Bike saat Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 30 Desember 2018.  Untuk bisa menggunakan sepeda listrik yang ramah lingkungan itu, pengendara dapat menyewa melalui aplikasinya dan mendapatkan sepedanya melalui stasiun Migo terdekat. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Penduduk mengendarai Migo e-Bike saat Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 30 Desember 2018. Untuk bisa menggunakan sepeda listrik yang ramah lingkungan itu, pengendara dapat menyewa melalui aplikasinya dan mendapatkan sepedanya melalui stasiun Migo terdekat. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyewa sepeda listrik Migo e-Bike masih banyak yang menyalahi aturan saat berkendara. Supaya tidak salah, penyewa sebaiknya mempelajari apa saja yang tidak boleh dilakukan saat menyewa Migo e-Bike?

    Pertama, untuk bisa menyewa Migo, harus berusia minimal 17 tahun. “Biasanya saya perhatikan, kalau memang terlihat masih di bawah 17 tahun saya tanya dulu. Karena kan saya juga tidak mau kalau sampai menyalahi aturan,” ujar pemiliki Migo Station Duren Tiga, Rama kepada Tempo beberapa waktu lalu.

    Kedua, gunakan helm Migo. Jadi untuk menyewa Migo, penyewa tidak perlu membawa helm sendiri. Migo sudah menyediakan satu helm untuk satu Migo e-Bike.

    Baca: Alasan Konsumen Senang Pakai Sepeda Listrik Migo e-Bike

    Ketiga, tidak berboncengan. Satu Migo e-Bike didesain untuk membawa beban maksimal 100 kilogram. “Selain itu pihak Migo Station juga hanya menyediakan satu helm untuk satu Migo e-Bike, jadi tidak boleh berboncengan,” katanya.

    Keempat patuhi rambu lalu lintas. Meski Migo e-Bike berjenis sepeda, saat memakai Migo e-Bike tetap harus mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku.

    Beberapa waktu lalu Tempo sempat menjajal sepeda listrik ini, dari segi kenyamanan cukup baik karena jok dan suspensi cukup empuk. Namun pengendara dengan tinggi badan 170 sentimeter kaki agak menekuk, karena jarak jok dengan pijakan kaki terbilang rendah, tapi tidak masalah untuk perjalanan dekat.

    Baca: 200 Migo e-Bike Station Tersebar di Jakarta, Diincar Para Pekerja

    Torsinya lumayan galak di putaran bawah, top speed atau kecepatan puncak yang bisa digeber bisa mencapai 45 kilometer per jam. Karena berpenggerak motor listrik, jadi sepeda ini sangat senyap alias tidak memiliki suara. 

    Fitur-fiturnya sudah cukup lengkap seperti kendaraan roda dua pada umumnya, mulai lampu depan, sein, klakson. Tampilan speedometer menunjukkan kecepatan dan indikator baterai yang sudah digital. Selain itu mengisi daya smartphone sangat praktis karena sudah tersedia socket USB. 

    Bagian pengereman Migo e-Bike sudah sangat aman karena dilengkapi cakram, jadi tidak perlu khawatir rem tidak pakem. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.