Motovlog Abhinav Bongkar Kelemahan Royal Enfield Interceptor 650

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Royal Enfield Interceptor 650. Sumber: auto.ndtv.com

    Royal Enfield Interceptor 650. Sumber: auto.ndtv.com

    TEMPO.CO, JakartaRoyal Enfield Interceptor 650 telah menjadi pilihan populer di segmen penggemar motor retro touring di India. Namun bagi Abhinav Bhatt, motovlog terkenal India, produk dari pabrikan India-Inggris itu memiliki sejumlah catatan kelemahan. Review RE 650 ini diunggah di akun YouTube Abhinav pada 14 Februari 2019 dan sudah ditonton sebanyak 55.584 kali, dan mendapatkan 651 komentar. 

    Seperti dilansir rushlane.com, Abhinav mengklaim beberapa kelemahan dari RE 650 misalnya jok yang terlalu lunak, sehingga kursi cenderung melorot saat dikendarai jarak jauh. Lampu depan juga dianggap tidak memadai untuk trek jalan besar.

    Baca: Royal Enfield Interceptor 650 Torsi Mantap, Mesin Minim Getaran

    Dari sisi panel, indikator transimisi juga tidak tersedia. Sehingga membuat pengendara tidak mengetahui posisi gear.

    Cluster instrumen RE 650 juga tidak dilengkapi jam inbuilt, yang membuat penggunanya sulit mengetahui waktu, terutama jika pengendara menggunakan jaket dan sarung tangan. Indikator bahan bakar juga dianggap Abhinav tidak konsisten.

    Simak videonya: 

    Bahan instrumen cluster RE 650 juga dianggap tidak tahan rembesan air. Sehingga membuat lampu indikator korslet setelah motor dicuci. Menurut Abhinav masalah terakhir di atas adalah penyakit umum Royal Enfield.

    Masalah lain yang Abhinav ungkap dalam videonya adalah stang, footpeg, tombol klakson, ergonomi, kaca spion, dan masalah karat rem.

    Baca: Royal Enfield India Resmi Jual Interceptor 650, Harga Rp 51 Juta

    Meski demikian, Abhinev tetap merekomendasikan Royal Enfield Interceptor 650. Ia menilai jika secara keseluruhan motor retro ini salah satu sepeda terbaik yang pernah ia kendarai.

    Abhinev juga mengaku berminat membeli RE 650 karena harganya yang cukup terjangkau. Ia hanya berharap Royal Enfield bisa memperbaiki sederet masalah RE 650 Interceptor yang ia temukan sebelumnya.

    RUSHLANE | WIRA WAHYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.