Lapak Motor Kustom di Depok Ini Diserbu Pelanggan Luar Pulau Jawa

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aneka jok sepeda motor klasik di Lapak Satu Setengah, Depok, Jawa Barat. 28 Februari 2019. TEMPO/Wisnu Andebar.

    Aneka jok sepeda motor klasik di Lapak Satu Setengah, Depok, Jawa Barat. 28 Februari 2019. TEMPO/Wisnu Andebar.

    TEMPO.CO, Jakarta - Lapak Satu Setengah, penjual perangkat motor kustom dan klasik yang berlokasi di  Kelapa Dua, Depok , Jawa Barat, idak hanya melayani di sekitaran Jabodetabek saja. Kini permintaan sudah mencapai hingga ke Bali, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.

     

    Menurut pemilik Lapak Satu Setangah, Ibung, permintaan di luar daerah sangat bagus, terutama daerah Kalimantan dan Bali. "Bahkan harga part di sana bisa dua kali lipat dibandingkan di sini," ujarnya kepada Tempo di Depok pada Kamis, 28 Februari 2019.

    Baca: Modal Rp 1,5 Juta, Aset Lapak Satu Setengah Kini Rp 500 Juta

    Lapak Satu Setengah menerima pembelian grosiran dan eceran part motor klasik dan kustom yang cukup lengkap, mulai sepatbor, tangki, cover aki, knalpot, jok, rangka, stang, lampu-lampu ,ban, dan lain-lain. Soal harga, dibanderol mulai Rp 16 ribu - 650 ribu. Suplai barangnya bermacam-macam, ada yang dari Bogor, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

    Part yang paling sering dicari biasanya adalah bagian yang inti terlebih dahulu seperti jok yang dibanderol Rp 180 ribu, tangki bahan Rp 250-350 ribu, sepatbor depan belakang bahan Rp 120, dan cover aki Rp 120. 

    Sesuai namanya, Ibung membangun bengkel ini bermodalkan Rp 1,5 juta, sehingga terbentuk nama lapak Satu Setengah. Kini asetnya terus berkembang mencapai Rp 500 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.