Modifikasi Toyota Starlet Jadi Ceper, Biaya Tak Sampai Rp 7 Juta

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Starlet tahun 1990 modifikasi milik Ryan Sanjaya. (Dok Pribadi)

    Toyota Starlet tahun 1990 modifikasi milik Ryan Sanjaya. (Dok Pribadi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski terbilang sudah tak muda lagi, pamor Toyota Starlet tak lekang termakan zaman. Toyota Starlet masih menjadi simpanan kebanggaan bagi penggemarnya.

    Tak jarang pula pemilik Starlet memodifikasinya dengan tampilan lebih sporty. Seperti yang dilakukan Ryan Sanjaya ini. Ia mengubah Starlet tahun 1990 miliknya menjadi lebih ceper. 

    Ryan tak punya konsep khusus pada mobil cepernya ini. "Konsepnya suka-suka," kata Ryan kepada Tempo, Senin, 4 Maret 2019. 

    Ryan menjelaskan beberapa ubahan yang dilakukan meliputi cat eksterior, per, dan velg. “Total biaya yang dikeluarkan hanya kisaran Rp 5-7 juta saja,” ujarnya. 

    Baca: Gantengnya Toyota Avanza Tigre, Tak Kalah dari Mitsubishi Xpander

    Ryan yang juga tergabung dalam Cibubur Starlet Rider (CSR) ini mengubah velg mobilnya menggunakan velg TE 37 Rays R15 dengan lebar 7 inci di depan, dan 8 inci belakang. Sedangkan ban memakai Accelera berukuran 165/50 depan, 175/55 belakang.

    Toyota Starlet tahun 1990 modifikasi milik Ryan Sanjaya. (Dok Pribadi)

    Ia melanjutkan, semua didapatkan dengan harga yang bersahabat, untuk satu set velg dan ban hanya dibanderol Rp 4-5 juta. “Karena didapatkan melalui teman komunitas Starlet yang kebetulan mempunyai toko velg yaitu Faiz Jaya Ban, tepatnya berada di Jalan Raya Alternatif Cibubur,” katanya 

    Di bagian per, Ryan menggunakan per kustom dari bengkel Sef Otomotif yang berlokasi di Pasirangin, Cileungsi. Sehingga meski ceper, kenyamanan suspensi tetap terjaga.

    Baca: Toyota Avanza Crossover Sudah Dijual di Malaysia, Kapan Tigre?

    Menurutnya, bengkel ini ahlinya dalam modifikasi ceper beraliran Damn Low. Selain itu, bengkel ini juga sering menyabet tropi dari acara modifikasi ceper kelas Damn Low dari hasil kreativitas tangannya.

    Untuk pengecatan, ia melakukan sendiri di rumah saat waktu kosong, jadi menurutnya, biaya pengecatan tidak terlalu banyak. Ia memakai cat epoxy sebanyak 1,5 kilogram, cat warna biru 2 kilogram dan pernis doff 2 kilogram yang dibanderol Rp 1,5 juta. Setelah selesai, jadilah Toyota Stralet ceper berwarna biru seperti yang tampak dalam foto di atas. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.