Komunitas Toyota Sienta Ajak Masyarakat Jadi Pengemudi Pintar

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Sienta Community Indonesa (TOSCA) menggelar program Smart Driver, memberi edukasi kepada masyarakat untuk menjadi pengemudi yang pintar. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    Toyota Sienta Community Indonesa (TOSCA) menggelar program Smart Driver, memberi edukasi kepada masyarakat untuk menjadi pengemudi yang pintar. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pecinta Toyota Sienta yang tergabung dalam sebuah komunitas yakni Toyota Sienta Community Indonesia (TOSCA), mengajak masyarakat agar lebih pintar dalam mengemudi, dalam program TOSCA Smart Driver.

    Baca: Sosok SUV Baru Toyota di Segmen Low Lebih Garang dari Rush

    Ada beberapa rangkaian edukasi dalam program tersebut mencakup, memberikan pengetahuan mendasar untuk menjadi pengemudi yang pintar, memahami fitur keamanan yang ada pada kendaraab, proses pengecekan standar kendaraan, dan lainnya.

    Menurut Ketua Umum TOSCA, Nandang Sugianto, sebagai sebuah komunitas sudah sepantasnya peduli terhadap sesama pengguna jalan. Apa lagi kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyumbang korban jiwa terbanyak.

    "Kalau melihat jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia berdasarkan data WHO pada 2017 hingga 2018 saja sudah terjadi 87.234 korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas. Disinilah peran komunitas, khususnya TOSCA berinisiatif melakukan kegiatan Smart Drive sebagai langkah kecil mensosialisasikan behavior based driving," ujarnya di Jakarta, Selasa 5 Maret 2019.

    "Mengemudi bukan hanya harus aman, efisien, dan benar, tapi juga harus bertanggung jawab," tambahnya.

    Baca: Toyota Hiace 2019 Tampang Lebih Kekinian Fitur Tambah Mewah

    Acara yang akan dilaksanakan pada 9 - 10 Maret 2019 ini juga turut mengundang komunitas transportasi berbasis online dan juga komunitas lainnya, seperti pecinta hewan, dan kuliner.

    TOSCA sendiri terbentuk sejak 30 Oktober 2016, dan saat ini tercatat sudah mempunyai 1.500 anggota yang tersebar di 16 chapter seluruh Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.