Setelah Luncurkan Almaz, Wuling Siapkan Jagoan Baru?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brand Manager Wuling Motors Indonesia Dian Asmahani. 1 Desember 2019. TEMPO/Wisnu Andebar

    Brand Manager Wuling Motors Indonesia Dian Asmahani. 1 Desember 2019. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Bogor - Mendekati dua tahun kiprahnya di industri otomotif Indonesia, Wuling Motors telah mempersembahkan empat mobil rakitan lokal yang diproduksi di pabriknya di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

    Yang pertama adalah mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) Wuling Confero, dan Cortez, lalu mini van Wuling Formo, dan yang terakhir mobil Sport Utility Vehicle (SUV) terbaru mereka, Wuling Almaz.

    Baca: Wuling Almaz Akan Diekspor, Ini Penjelasan Bos WMI

    Meski usianya belum genap dua tahun, produsen asal Negeri Tirai Bambu itu sudah punya rencana untuk meluncurkan model lainnya tahun ini. Sayang untuk lebih detil waktu dan jenisnya belum dapat diketahui.

    "Sudah ada lah planing tapi belum bisa kita share," ujar Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahan, kepada wartawan, di Bogor, Rabu 6 Maret 2019.

    "Karena kan sebenarnya kalau di Cina produk kita itu banyak ya, tapi produk apa yang mau dibawa lagi ke Indonesia itu pasti kita lihat dulu konsumennya seperti apa, dan lain-lain," tambah Dian.

    Yang pasti, saat ini Wuling Motors Indonesia selaku agen pemegang merek mobil Wuling di Indonesia akan lebih dulu fokus pada produk yang saat ini sudah dipasarkan. Selain produk, jaringan dan layanan purna jual dikatakan Dian, juga menjadi fokus utama.

    Simak: SPK Wuling Almaz Tembus Lebih dari 1.000 Unit, Dikirim Maret Ini

    "Sementara fokus yang empat ini dulu tapi again, kita kan di Indonesia jangka panjang komitmennya, sudah dibikin pabriknya, dilernya sudah 93, kerjasama sama leasing dan sebagainya, pasti yang lainnya juga selain aftersales ya yang lainnya juga prodact kan strategi kita," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.