Ini Alasan Wuling Mulai Melirik Segmen SUV dengan Munculnya Almaz

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Almaz resmi mengaspal di Bali. 3 Maret 2019. (Wuling)

    Wuling Almaz resmi mengaspal di Bali. 3 Maret 2019. (Wuling)

    TEMPO.CO, Bogor - Sejak awal kedatangannya, Wuling Motors langsung fokus bermain disegmen mobil Multi Purpose Vehicle (MPV). Namun, kali ini produsen asal Cina itu punya produk baru disegmen Sport Utility Vehicle (SUV) yakni Wuling Almaz.

    Jika melihat pasar roda empat di Indonesia, memang mobil MPV adalah primadonanya. Namun, mobil SUV juga tidak kalah larisnya, tiap tahun trennya tumbuh.

    Baca: Wuling Almaz Akan Diekspor, Ini Penjelasan Bos WMI

    Hal tersebut juga yang menjadi alasan Wuling Motors Indonesia meluncurkan produk SUV-nya, Almaz. Seperti yang disampaikan Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahan, di Bogor, Rabu 6 Maret 2019.

    "Itu strategi product kami. Kalau dilihat segmen paling besar itu MPV, SUV memang tidak sebesar MPV, tapi dari tahun ke tahun kita lihat trennya itu makin naik. Baik SUV medium maupun yang lain," ujarnya kepada wartawan.

    Artinya, segmen mobil SUV di pasar roda empat Indonesia punya peluang bagus untuk para produsen menjual produknya. Ditambah, Wuling Almaz dilengkapi dengan berbagai fitur teknologi.

    Yang mana lanjut Dian mengatakan, fitur-fitur tersebut mampu menunjang aktifitas yang berkaitan dengan teknologi digital. Untuk itu Wuling yakin, Almaz dapat diterima dengan baik di pasar roda empat Indonesia.

    Simak: Lawan Honda CR-V, Selisih Harga Wuling Almaz Capai Rp 60 Juta

    "Jadi kita melihat peluang pasar itu, apalagi sekarang zamannya, trennya, orang mulai berubah ke teknologi, digital, makanya kita melihat tren baru, dan SUV sebenarnya sekarang cukup jadi primadona," lanjutnya.

    "Tren SUV semakin lama semakin naik, artinya masih ada peluang,"


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto