Servis Toyota Starlet di Kandang Abutak, Segini Biayanya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemilik bengkel Kandang Abutak, Tyo sedang melakukan servis Toyota Starlet. 8 Maret 2019. TEMPO/Wisnu Andebar.

    Pemilik bengkel Kandang Abutak, Tyo sedang melakukan servis Toyota Starlet. 8 Maret 2019. TEMPO/Wisnu Andebar.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi pemilik mobil Toyota Starlet lawas yang masih bingung mencari bengkel khusus, tak ada salahnya datang ke bengkel Kandang Abutak. Bengkel ini spesialis mengerjakan perawatan Toyota Starlet. 

    Pemilik Kandang Abutak, Tyo, mengatakan bahwa bengkel miliknya merupakan spesialis Starlet tapi juga lebih ke tempat sharing atau ngopi bersama teman-teman pengguna Starlet khususnya wilayah Jabodetabek.

    Baca: Modifikasi Toyota Starlet Jadi Ceper, Biaya Tak Sampai Rp 7 Juta

    “Di sini melayani apa saja kecuali repaint. Seperti perbaikan kaki-kaki, turun mesin, tune-up, over haul, dan kelistrikan,” ujarnya kepada Tempo di bengkel Kandang Abutak, Telajung, Cikarang Barat, Bekasi pada Jumat, 8 Maret 2019

    Untuk masalah biaya, lanjut dia, tune-up dibanderol Rp 120 ribu, perbaikan kaki-kaki Rp 50 ribu. “Tune-up meliputi stel klep, setting pengapian, menyetel sekaligus membersihkan karburator dan busi , kalau kaki-kaki dilihat dulu yang rusak apa baru diganti, biasanya rack end, tie rod, ball joint,” katanya.

    Sedangkan servis besar atau oversize dibengkel ini, untuk jasanya saja dibanderol Rp 800 ribu belum termasuk sparepart. Harga partnya saja yang original dibanderol mulai Rp 3,6-4 juta, yang diganti, kata Tyo, stang piston dan piston, ring piston, dan packing set engine.

    Baca: Begini Jadinya Kalau Toyota Avanza 'Disiksa' di Jalan Berlumpur

    Ia selalu menganjurkan, untuk bagain mesin sparpart harus memakai yang original. Karena menurut dia, secara lifetime atau usia pakai lebih awet dan lebih kuat.

    Suplay sparepart Toyota Starlet di Kandang Abutak didapatkan dari toko yang sudah menjadi langganannya, jadi tidak sulit untuk mendapatkan stok. “Sparepart sudah punya langganan toko, baik online atau bukan, jadi barang langsung dikirim ke bengkel, kita tidak usah datengin tokonya,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.