Kembangkan Confero, Wuling Terima Masukan dari Konsumen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Confero S saat media test drive di Pulau Bali, 11-13 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Wuling Confero S saat media test drive di Pulau Bali, 11-13 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Produk pertama dari Wuling Motors Indonesia, Confero memasuki usia hampir genap dua tahun. Selama periode tersebut mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) pertama Wuling itu mendapat banyak usulan dari para konsumennya.

    Usulan yang dimaksud tidak lain untuk kemungkinan pengembangan Wuling Confero ke depannya. Seperti yang disampaikan Product Planning Wuling Motors Indonesia (WMI) Danang Wiratmoto, di Bandung, Kamis 7 Maret 2019.

    Baca: Wuling Janji Hadirkan Kejutan di Pameran Otomotif 2019

    Menurutnya ada beberapa usulan yang sudah ditampung oleh WMI dari para konsumen terkait beberapa hal untuk pengembangan Wuling Confero. Mulai dari desain produk, hingga dealer.

    "Masukannya macam-macam. Konsumen biasanya punya usulan dari segi produk satu, terus kedua aftersales-nya, terus hal lain juga misalnya di medsos Wuling itu banyak yang komentar di kota saya kapan dealer Wuling berdiri," ujar Danang.

    Dari segi produk, kata Danang, para konsumen sering memberi usulan terkait transmisi, fitur, dan yang paling banyak adalah dari segi desain.

    Baca: Bersaing dengan Pabrikan Jepang, Wuling Ungkap Strategi 2019

    "Produk misalnya pak kapan ada Confero dengan transmisi otomatis. Terus contoh lain misal tambah fitur. Desain juga ada, mereka banyak memberi masukan terhadap desain," katanya.

    "Tapi ada batasan di mana Wuling Indonesia mampu untuk berkontribusi kepada desain. Atau fitur dan spesifikasi. Itu tetap kita masih dari Cina, masih ada koridor dan prosedurnya," tutur Danang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?