Lelang Sepeda Motor Brough Superior Tua Ini Dihargai Rp 8 Miliar

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepeda motor Brough Superior SS100 JAP laku terjual Rp 8 miliar dalam sebuah lelang yang digelar awal Maret 2019. (H&H Classic Auctions)

    Sepeda motor Brough Superior SS100 JAP laku terjual Rp 8 miliar dalam sebuah lelang yang digelar awal Maret 2019. (H&H Classic Auctions)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepeda motor Brough Superior SS100 JAP buatan tahun 1930 dilelang H&H Classics National Motorcyclye Museum, West Midlans, Inggris, beberapa waktu lalu. Motor yang sudah tak utuh itu dihargai US$ 561 ribu atau sekitar Rp 8 miliar.

    Mahalnya harga Brough Superior SS100 JAP itu, karena dianggap memiliki nilai sejarah. Konon motor itu adalah milik pembalap legendaris era 30-an, George Brough dan F.P Dickson pada era tahun 30-an.

    Baca: Mobil Ferrari Ini Punya Nilai Investasi Lebih Tinggi dari Emas

    “Ini adalah yang teratas dari jajaran Brough Superior SS100 JAP yang dikendarai oleh salah satu pembalap paling sukses pada periode itu. Namu setelah tragedi kecelakaan itu, motor dikembalikan ke pabrik untuk diperbaiki dan dijual kembali. Saya memiliki daftar lengkap semua pemilik hingga saat ini," kata mantan manajer tim balap Inggris, George Beale, seperti dikutip dari Handh.co.uk.

    Sejarah motor ini sangat terkait dengan sejarah kemenangan F.P 'Gentleman' Dickson, dan George Brough. Ketika itu tim Brough memenangkan banyak medali emas di ajang International Six Days Trials (ISDT), sekarang disebut International Six Day Enduro.

    Baca: Prototipe Ferrari 275 GTB 1964 Ini Akan Dilelang, Berminat?

    Adapun hal lain yang mendukung bahwa motor tua itu adalah milik George Brough adalah dokumen kepelimikan kendaraan.

    Ride A Part melaporkan bahwa Brough Superior SS100 JAP itu memiliki buku log asli dan file menunjukkan pemilik aslinya adalah George Brough, pembalap sekaligus perintis motor balap Brough Superior.

    RIDE A PART | NEW ATLAS | WIRA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?