Perubahan Regulasi Balap Formula 1 2019 yang Paling Mencolok

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil terbaru dari tim SportPesa Racing Point saat peluncuran di Canadian International AutoShow di Toronto, Kanada, 13 Februari 2019. REUTERS/Mark Blinch

    Mobil terbaru dari tim SportPesa Racing Point saat peluncuran di Canadian International AutoShow di Toronto, Kanada, 13 Februari 2019. REUTERS/Mark Blinch

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu olahraga otomotif terpopuler di dunia ini, Formula 1, merombak sejumlah aturan untuk musim 2019. Tujuannya tidak lain dari pada ambisi Liberty Media membuat kompetisi F1 menjadi spektakuler.

    Namun perubahan peraturan itu memaksa tim memodifikasi jet daratnya sekaligus merevisi strategi untuk menghadapi balapan musim 2019.

    Balapan perdana Formula 1 2019 sendiri akan dimulai di Australia, Kamis, 14 Maret 2019 dan berakhir di Abu Dhabi 1 Desember 2019.

    Baca: Alfa Romeo Rekrut Tatiana Calderon sebagai Test Driver Formula 1

    Adapun perubahan besar dalam desain dan fungsionalitas mobil-mobil Formula 1 2019 setidaknya ada beberapa yang mencolok. Berikut rangkuman singkatnya.

    1. Ukuran Sayap

    Pertama, mobil-mobil F1 2019 akan menggunakan sayap depan yang lebar dan lebih tinggi. Sayap depan ditambah 200 mm lebih lebar dan 200 mm lebih tinggi dari sebelumnya. Kemudian pada saat yang sama, moncong atau hidung juga ditambah 25 mm.

    Kedua, sayap depan mobil F1 2019 akan direvisi dengan memperkecil Barge Board. Dari ukuran 150 mm diubah menjadi 100 mm.

    Ketiga, sayap belakang juga mengikuti ukuran sayap depan. Ketinggian sayap akan ditambah maksimum 200 mm dan lebarnya 100 mm. Menurut para insinyur F1, lubang yang lebih besar dengan demikian menciptakan manfaat mobil yang tergelincir di belakang.

    2. Warna Ban

    Perubahan besar Formula 1 2019 lainnya adalah warna ban. Nantinya hanya diperbolehkan memakai tiga warna ban. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi memudahkan penggemar untuk mengetahui ban apa yang sedang dipakai pembalap.

    Baca: Hankook Akan Memasok Ban Resmi Formula 1 pada 2020

    Dengan kata lain, ban tidak akan lagi dikenal sebagai hypersoft, ultrasoft dan supersoft. Tetapi akan diberi tiga kode warna. Warna putih berarti ban keras, kuning berarti ban medium dan warna merah untuk ban lunak.

    Kemudian untuk meningkatkan visibilitas dalam kondisi cuaca buruk, semua mobil Formula 1 2019 akan menampilkan dua lampu belakang LED tambahan. Lampu-lampu ini wajib selalu menyala ketika kondisi lintasan basah atau dihentikan untuk sementara.

    3. Kuota Bahan bakar

    Perubahan terbesar yang akan dirasakan pengemudi adalah penambahan kapasitas bahan bakar. Dari 105 kg menjadi 110 kg. Penambahan itu memungkinkan pembalap bisa memacu mesin hingga kekuatan penuh setiap saat. Berat minimum mobil-mobil F1 2019 tanpa bahan bakar meningkat dari 733 kg menjadi 740 kg.

    Selain itu, pembalap Formula 1 juga akan dilengkapi dengan sarung tangan biometrik dan helm yang lebih kuat. Sarung tangan biometrik berfungsi untuk mengirimkan data kembali ke tim medis sebelum, selama dan setelah kecelakaan. Lalu untuk helm, pengemudi diwajibkan menurunkan ketebalan kaca pelindung 10 mm untuk mengurangi risiko serpihan.

    AUTO EVOLUTION | WIRA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Maruf Amin di Debat Pilpres 2019 Soal Ancaman Stunting

    Dalam Debat Pilpres 2019 babak ketiga, Maruf Amin mengklaim angka prevalensi stunting turun 7 persen pada 2014 - 2019. Beginilah kondisi sebenarnya.