4 Perusahaan Otomotif Masuk 30 Wajib Pajak Besar dan Patuh

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Booth Honda di GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Booth Honda di GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Empat perusahaan di bidang otomotif masuk dalam 30 Wajib Pajak (WP) yang dianggap berkontribusi besar dan patuh terhadap peraturan perpajakan. Enam di antara 30 wajib pajak itu mendapat penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu, 13 Maret 2019.

    Industri Otomotif Tunggu Keputusan Final PPnBM untuk Kendaraan

    Empat perusahaan otomotif yang masuk 30 Wajib Pajan Besar dan Patuh adalah PT. Astra Dalhatsu Motor, PT. Astra Honda Motor, PT. Honda Prospect Motor, dan PT. Toyota Astra Motor.

    Seusai memberi penghargaan, Sri Mulyani juga meminta para pengusaha untuk tetap melanjutkan ekspansi bisnisnya. "Saya juga doakan bapak ibu bisnisnya tumbuh dua digit," ujar Sri Mulyani.

    "Tenang saja, pajak yang Anda bayarkan digunakan untuk menstimulus pertumbuhan. Pertumbuhan ekonomi pada 2018 tetap tumbuh meskipun di situasi yang tidak mudah," kata Menkeu/

    Ia berjanji seluruh instrumen pajak akan digunakan untuk menambah stimulus, seperti melalui pembangunan infrastruktur untuk pertumbuhan ekonomi "Kita harus saling memperkuat, bukan saling melemahkan," ujarnya.

    Adapun keenam pengusaha yang mendapat penghargaan adalah Pendiri Triputra Group Rachmat Theodore Permadi, Pemilik Medco Group Arifin Panigoro, Presiden Komisaris Pakuwon Group Alexander Tedja, Pendiri Optik Melawai Budi Purnomo Hadisurjo, dan Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir, serta Pendiri PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) Eddy Kusnadi Sariaatmadja.

    Secara nasional, penjualan mobil 2018 mencapai 1.151.413 unit, melewati penjualan tahun 2017 sebanyak 1.079.886 unit.

    Grup Astra International melalui merek Toyota, Daihatsu, Isuzu dan Peugeot, mendominasi separuh dari penjualan mobil sepanjang 2018, sebanyak 582.446 unit (market share 51 persen). Sedangkan produk dari merek non-Astra tercatat sebanyak 568.967 unit.

    Berikut 15 mobil terlaris 2018:
    1 Toyota Avanza: 82.167 unit
    2 Mitsubishi Xpander: 75.075 unit
    3 Toyota Calya: 63.970 unit
    4 Toyota Innova: 59.630 unit
    5 Honda Brio (Satya dan RS): 59.251 unit
    6 Toyota Rush: 53.145 unit
    7 Daihatsu Sigra: 50.907 unit
    8 Daihatsu Gran Max Pick-up: 42.389 unit
    9 Suzuki Carry Pick-up: 39.043 unit
    10 Honda HR-V (1.500cc dan 1.800cc): 34.891 unit
    11 Suzuki Ertiga (All New, New dan Diesel): 32.592 unit
    12 Daihatsu Terios: 31.278 unit
    13 Daihatsu Xenia: 29.521 unit
    14 Toyota Agya: 29.106 unit
    15 Daihatsu Ayla: 26.952 unit

    Berita tentang industri otomotif lainnya, bisa Anda simak di tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.