Toyota Avanza Diklaim Mulai Rebut Hati Konsumen Kompetitor

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang model berpose dalam peluncuran New Avanza dan New Veloz di Jakarta, 15 Januari 2019. PT Toyota - Astra Motor (TAM) meluncurkan New Avanza dan New Veloz yang diharapkan mampu mengikuti kesuksesan pendahulunya. TEMPO/Fardi Bestar

    Seorang model berpose dalam peluncuran New Avanza dan New Veloz di Jakarta, 15 Januari 2019. PT Toyota - Astra Motor (TAM) meluncurkan New Avanza dan New Veloz yang diharapkan mampu mengikuti kesuksesan pendahulunya. TEMPO/Fardi Bestar

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) Toyota Avanza terbaru yang meluncur pada 15 Januari 2019 disebut-sebut mulai merebut hati konsumen dari merek lain.

    Hal tersebut disampaikan Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto, di sela-sela acara Toyota Team Indonesia (TTI), di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu 13 Maret 2019.

    Baca: Toyota Team Indonesia Ingin Kuasai Musim Balap 2019

    "Mungkin sudah ada inden lama juga untuk beberapa produk lainnya, kita juga bisa pakai. Dari merek lain yang inden ada yang pindah ke Avanza," ujarnya kepada wartawan.

    Bukan hanya merek lain, dari sesama merek konsumen loyal Toyota pun kata Soerjo juga ada yang berpindah ke Avanza. Yang sudah terjadi konsumen Toyota Rush yang berpaling ke Avanza.

    Perpindahan tersebut kata Soerjo, karena menurut para konsumen yang berpindah dari Rush ke Toyota Avanza terbaru, mobil yang dijuluki mobil sejuta umat itu punya bentuk desain yang lebih menarik.

    "Yang kustomer loyal terbagi dua. Ada yang sudah ngambil Rush, ada yang Avanza dia berubah. Karena dia lihat untuk tampilan luar sudah berubah. Terutama headlamp. Untuk yang di Rush sudah terjadi," katanya.

    Baca: Test Drive New Toyota Avanza: Kabin Lebih Senyap

    Sekedar informasi, sejak TAM selaku agen pemegang merek Toyota di Indonesia membuka pemesanan untuk Toyota Avanza, hingga Maret 2019, tercatat surat pemesanan kendaraan (SPK) mencapai 18.000 unit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.