Mitsubishi Enggan Bermain di Pasar LCGC, Ini Penjelasan Bos MMKSI

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Mirage edisi terbatas. Sumber: indianautiosblog.com

    Mitsubishi Mirage edisi terbatas. Sumber: indianautiosblog.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mitsubishi masih terjun di segmen low cost green car (LCGC). Meski demikian, Mitsubishi mengaku terus memantau perkembangan pasar otomotif Tanah Air dan melakukan riset untuk menentukan strategi di masa mendatang.

    President Director PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Noaya Nakamura mengatakan bahwa saat ini belum ada rencana Mitsubishi meluncurkan produk di segmen LCGC.

    Baca: PPnBM LCGC Naik 3 Persen, Bos Toyota: Tak Langsung ke Konsumen

    "Sekarang di passanger car, kami punya Xpander dan Pajero. Namun, saya tidak bilang bahwa selama-lamanya akan hanya dua model ini. Kami terus berkomunikasi dengan kantor pusat Mitsubishi Motor dan masukan-masukan seperti meluncurkan produk LCGC juga akan disampaikan," ujarnya di Jakarta, Rabu 13 Maret 2019.

    Direktur Penjualan dan Marketing MMKSI Irwan Kuncoro menambahkan bahwa selain terus mempelajari peluang di segmen LCGC, Mitsubishi Xpander diklaim mampu menggarap segmen midle-low melalui produknya Mitsubishi Mirage (city car). Penambahan varian Xpander yakni GLS A/T dan Sport M/T adalah strategi untuk merambah segmen tersebut.

    "Bila di awal banyak pembeli Xpander adalah emotional buyer, tapi makin ke sini kita masuk ke rational buyer," imbuhnya.

    Simak: Bos Toyota Berikan Bukti Mitsubishi Xpander Bukan Saingan Avanza

    MMKSI mencatat sepanjang tahun lalu penjualan Mitsubishi Mirage di segmen city car hanya mencapai 559 unit atau menguasai 0,3 persen pasar. Bahkan, tahun ini MMKSI memutuskan untuk tidak lagi menjual model tersebut dan berfokus pada Xpander dan Pajero sebagai line up kendaraan penumpang mereka.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.