Toyota Pelajari Jual Mobil Balap TRD versi Jalan Raya, Berminat?

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil balap Toyota Team Indonesia musim 2019. 13 Maret 2019. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    Mobil balap Toyota Team Indonesia musim 2019. 13 Maret 2019. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Toyota Astra Motor (TAM) mengaku sedang mempelajari untuk menjual mobil balap versi jalan raya yang digunakan Toyota Team Indonesia berkompetisi di ajang balap nasional.

    Mobil yang digunakan TTI merupakan mobil yang cukup populer di Indonesia seperti Toyota Yaris, Toyota Agya, dan Toyota Fortuner. Mobil balap tersebut dikembangkan oleh divisi Toyota Racing Development (TRD).

    Baca: Toyota Team Indonesia Ingin Kuasai Musim Balap 2019

    Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan ada kemungkinan Toyota menjual produk tersebut. Namun untuk kepastian kapan kehadirannya belum bisa dipastikan.

    Sebab saat ini Toyota sedang mempelajari untuk kemungkinan mereka menjual mobil balap TRD versi jalan raya. "Masih dipelajari," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu 13 Maret 2019.

    Dalam proses studi yang dilakukan oleh Toyota salah satunya mengenai survei kemungkinan mana yang terbaik antara mobil balap TRD versi jalan raya dengan livery-nya atau performanya, keduanya punya kemungkinan untuk dijual ke pasaran.

    Baca: Toyota Team Indonesia Rekrut Rio Haryanto, Sabrina dan Herdiko

    Menurut riset yang dilakukan TAM, lanjut dia, ada konsumen yang hanya suka dengan livery-nya saja dan ada juga yang menyukai performanya saja.

    "Peluangnya masih 50-50, jadi banyak orang yang masih lihat apakah livery atau power. Karena orang ada yang nggak suka interiornya tapi powernya suka. Memungkinkan tergantung demand pasarnya. Ada yg suka fashion, stylish, power tapki sekali lagi kami sedang pengembangan," lanjutnya.

    "Karena tiap tahun kami (Toyota Indonesia) ada evaluasi dan development, livery, interior, dan lainnya. Dan yang terakhir ada performa mesin."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Maruf Amin di Debat Pilpres 2019 Soal Ancaman Stunting

    Dalam Debat Pilpres 2019 babak ketiga, Maruf Amin mengklaim angka prevalensi stunting turun 7 persen pada 2014 - 2019. Beginilah kondisi sebenarnya.