Risiko Terbakar Meningkat, Ferrari Tarik Ribuan Kendaraan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ferrari memberikan kesempatan kepada calon pembeli Ferrari 488 GTB dan 488 Spider untuk melakukan test drive di Thailand, Februari 2017. Dok. Ferrari.

    Ferrari memberikan kesempatan kepada calon pembeli Ferrari 488 GTB dan 488 Spider untuk melakukan test drive di Thailand, Februari 2017. Dok. Ferrari.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah mobil Ferrari mengalami masalah pada alat pemisah uap bahan bakar. Risiko dari persoalan ini menyebabkan potensi kebakaran mobil meningkat. Kabarnya ada 2.150 lebih kendaraan di Amerika Serikat yang mengalami masalah serupa.

    Autoevolution melaporkan bahwa Ferrari membuka perbaikan (service) terkait masalah tersebut. Ferrari juga akan menugaskan dealer untuk mengganti bagian kendaraan yang terkena dampak secara gratis mulai 14 April 2019.

    Baca: Mengintip Si Seksi Ferrari F8 Tributo, Pengganti 488 GTB

    Adapun jenis Ferrari yang dianggap memiliki masalah pada alat pemisah uap, di antaranya LaFerrari Aperta, Ferrari 488 GTB, GTC4Lusso T, GTC4Lusso, 488 Spider, 812 Superfast, dan 488 Pista. Semua jenis itu memiliki alat pemisah uap yang tidak tahan panas dan memiliki risiko keretakan tinggi.

    Jika pemisah uap retak dan bocor, maka bahan bakar berpotensi merembes ke sumber pengapian. Situasi itu sangat memungkinkan mesin, atau bahkan kendaraan terbakar.

    Baca: Ini Spek Lengkap Mobil Ferrari 488 GT3 Rio Haryanto

    Selain masalah alat pemisah uap, Ferrari juga kabarnya menerima keluhan dari konsumen Ferrari 582, GTC4Lusso, dan GTC4L T. Alasannya mobil-mobil itu bermasalah pada bagian pintu.

    Penyakit itu disebabkan oleh tata letak kabel bowden yang menciptakan ketegangan pada mekanisme kunci pintu. Ferrari menjelaskan bahwa ketegangan itu dapat menyebabkan slot penahan kabel putus dan mencegah pintu dibuka dari luar.

    AUTO EVOLUTION | WIRA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.