AMMDes Dipastikan Mampu Menenggak Bahan Bakar B20

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan AMMDes dengan alat penjernih air untuk korban gempa Palu dan Lombok selesai diproduksi. Kendaraan ini segera dikirim ke lokasi gempa. 9 Oktober 2018. (Foto: Kiat Mahesa Wintor)

    Kendaraan AMMDes dengan alat penjernih air untuk korban gempa Palu dan Lombok selesai diproduksi. Kendaraan ini segera dikirim ke lokasi gempa. 9 Oktober 2018. (Foto: Kiat Mahesa Wintor)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Direktur PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) Reza Treistanto mengatakan bahwa mesin diesel Alat Mekanis Multiguna Pedesaan atau AMMdes sudah dapat menenggak bahan bakar Biodiesel 20 persen alias B20 dengan standar Euro 2.

    AMMDes dibekali mesin diesel berkapasitas 650 cc yang mampu menghasilkan 14 HP dan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam. “AMMDes saat ini sudah B20 dan standar euro 2,” ujarnya di Citeureup, Kabupaten Bogor pada Selasa, 26 Maret 2019.

    Baca: Mobil AMMDes Segera Dipasarkan, Ini Kata Calon Konsumen

    Soal kemungkinan B30, lanjut dia, intinya akan berusaha mengikuti aturan pemerintah seperti apa, begitu juga euro 4. “Kita sih sudah punya jurus-jurusnya,” Reza mengatakan.

    PT KMWI di Citeureup, Kabupaten Bogor kini memproduksi AMMDes dengan kapasitas produksi 3.000 unit pada tahun 2019. Pabrik ini menerapkan KMWI Production System yang mengusung konsep lean manufacturing yang akan dikembangkan menuju Smart Factory.

    Konsep ini merupakan implementasi dari Industri 4.0 pada industri manufaktur, dengan mengaplikasikan sistem konektivitas yang menghubungkan data-data pada shop floor, seperti informasi detail pada setiap unit dengan data di ruang kontrol untuk memonitor kondisi proses produksi dan pengambilan keputusan produksi.

    Simak: Mobil AMMDes Lengkap dengan Alat Dijual Mulai Rp 120 Jutaan

    Selain itu, KMWI Production System juga menjamin kualitas produk AMMDes-KMW yang akan dipasarkan melalui sistem quality built in process. Proses produksinya disempurnakan melalui final inspection process, sehingga produk yang akan dipasarkan nantinya telah lolos uji kualitas dan kelengkapan.

    Kedepannya diharapkan AMMDes-KMW dapat berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan laju perekonomian masyarakat di pedesaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?