Penjualan Mobil Terbesar, Jawa Barat Kalahkan DKI Jakarta

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • GIIAS Surabaya 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    GIIAS Surabaya 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo menyebutkan, penjualan otomotif secara nasional mulai merata ke seluruh Indonesia dalam beberapa bulan terakhir, dari sebelumnya yang hanya terpusat di Pulau Jawa.

    Baca: Honda Jazz Gen Baru Makin Agresif, Layar Hiburan Sebesar Tablet

    "Penjualan mobil dan otomotif sudah merata. Dan dari hasil pengamatan ada dua gerbang industri mobil, yakni Timur dan Barat," kata Ketua Umum Gaikindo, Yohanes Nangoi di Surabaya, Jawa Timur, Kamis.

    Pada jumpa pers penyelenggaraan pameran mobil Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019 di Surabaya, ia mengatakan untuk gerbang timur adalah Surabaya dan Makasar, sedangkan barat adalah Jakarta dan Medan.

    "Jatim sangat penting sebagai pintu gerbang masuk Indonesia Timur dan didampingi Makasar. Sedangkan pintu gerbang barat adalah Jakarta dan Medan," katanya.

    Baca: Suzuki Ertiga Sport Buka Selubung di GIIAS Surabaya 2019

    Meratanya penjualan otomotif di Indonesia, kata dia, lebih dikarenakan upaya pemerintah saat ini yang lebih peduli dengan industri mobil, salah satu indikasinya dengan membangun banyak infrastruktur untuk mobil seperti jalan tol.

    "Presiden Jokowi saat ini paling peduli dengan industri mobil, karena banyak membangun infrastruktur untuk mobil," katanya.

    Meski telah merata, kata dia, secara presentase penjualan mobil di Pulau Jawa masih mendominasi dengan kisaran 82 persen, dan di luar Jawa, 18 persen.

    Secara rinci, urutan pertama di Pulau Jawa didominasi Jawa Barat, lalu DKI Jakarta kemudian Jawa Timur.

    Baca: GIIAS Surabaya 2019 Targetkan 50 Ribu Pengunjung

    Oleh karena itu, ia optimistis penyelenggaraan GIIAS 2019 yang diawali dari Surabaya akan tetap ramai dikunjungi masyarakat karena telah menyebarnya penjualan mobil secara nasional.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.