Fleet Manajemen Bus United Tractors, Bisa Hemat BBM dan Onderdil

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fleet Management System di United Tractors Tbk sebagai layanan untuk perusahaan pengguna bus Scania. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Fleet Management System di United Tractors Tbk sebagai layanan untuk perusahaan pengguna bus Scania. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - PT United Tractors Tbk, distributor bus dan truk Scania di Indonesia belum lama ini meluncurkan Fleet Manajemen System. Layanan ini merupakan disiapkan khusus United Tractors untuk pengguna bus dan truk Scania. Lewat fasilitas ini, pengusaha akan bisa memantau gaya berkemudi para sopirnya dan kondisi kendaraannya.

    Baca: Kemenhub Dorong Bus Trans Jawa Bisa Saingi Kereta Api

    Iman Nurwahyu Direktur Sales PT United Tractors Tbk mengatakan fleet management system akan dipantau lewat aplikasi mobile yang bisa diakses para pengusaha di ponsel mereka. Sistem ini nantinya akan bisa mengakses speeding, idling, coasting, drivibg with cruise control, antisipation dan hill driving. Sehingga perilaku berkendara para pengemudi bisa terpantau hingga detail. "Bisa menganalisis kendaraan dan pengemudinya. Komponen yang paling mahal brake (kampas rem) dan fuel (bahan bakar), sehingga bisa diatur manajemennya," katanya, Selasa 2 April 2018.

    Sistem ini juga mampu mengakses posisi kendaraan dan selama perjalanan. Sehingga, pemilik perusahaan bus juga bisa memantau jika ada penyimpangan misalnya penggunaan bakan bakar. "Sistem bisa memantau adanya pengurangan bahan bakar secara tiba-tiba," ujarya.

    Bus United Tractors Scania Trans Jawa dalam peluncuran program #ScaniaTransJawa yang kini sudah digunakan dua perusahaan otobus. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Penggunaan fleet manajemen ini akan memudahkan pengusaha otobus melakukan evaluasi atas kinerja para sopirnya. Menurut Imam, bagi sopir yang cara berkendaranya masih 'boros' bisa diupayakan untuk memperbaikinya lewat coaching yang ditangani langsung oleh PT United Tractors. "Program coaching ini tergantung keinginan perusahaan PO bus bisa 6 bulan atau lebih. Nanti mereka akan mendapat pelatihan dan layanan tambahan lewat wa atau telepon," ujar Harijadi Mawardi, General Manager PT United Tractors Tbk. Coaching ini akan dipungut biaya tambahan.

    Fleet management juga menangani soal pengiriman suku cadang kepada pelanggan. Selama ini, sistem untuk memantau ketersediaan part hingga pengiriman yang dulunya dilakukan manual kini bisa update secara real time. Hal ini bisa meningkatkan kepuasan kepada pelanggan. "Nanti ditentukan berdasarkan keinginan pelanggan tetapkan waktu sampai. Dan itu menjadi target kami," ujar Iman.

    Baca: United Tractors Luncurkan 2 Model Bus Scania Trans Jawa

    Tempo yang sempat hadir di Kantor PT United Tractors Tbk menyaksikan adanya dua layar besar seukuran layar bioskop. Di situ tertera update pengiriman barang ke sejumlah perusahaan otobus dan capaian-capaian dari target tersebut. Ada warna hijau yang telah mencapai target dan warna merah yang belum tercapai targetnya. Gambar peta dengan titik-titik merah dan hijau sebagai penampakan dan persebaran order. Di bagian belakang ada dua lagi layar besar.

    Pada bagian lain ada dua ruang rapat yang digunakan untuk membahas lebih lanjut saat bernegosiasi dengan pelanggan. Negosiasi ini biasanya untuk memastikan soal kapan target sampai ke konsumen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.