Harga Suzuki Jimny di Thailand Rp 694 Juta, SIS: Kami Akan Tekan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Setelah beberapa kali muncul modifikasi Suzuki Jimny oleh tangan rumah modif. Kini Suzuki turun tangan menggarap langsung modif SUV imutnya, yakni Jimny Sierra dan Jimny Survive. autocar.co.uk

    Setelah beberapa kali muncul modifikasi Suzuki Jimny oleh tangan rumah modif. Kini Suzuki turun tangan menggarap langsung modif SUV imutnya, yakni Jimny Sierra dan Jimny Survive. autocar.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Suzuki Thailand memasarkan Suzuki Jimny terbaru setelah diluncurkan secara resmi di Bangkok International Motor Show 2019 pada 26 Maret 2019. Suzuki membanderol Jimny tak murah, yaitu 1.550.000 baht atau setara Rp 694 juta untuk Jimny SIERRA dengan transmisi manual, dan 1,650,000 Baht atau sekitar Rp 739 juta untuk Jimny SIERRA dengan transmisi automatic.

    Baca: Mengejutkan, Suzuki Jimny Baru di Thailand Dibanderol Rp 694 Juta

    Menanggapi harga Jimny yang tak masuk akal jika masuk Indonesia, Head of Brand Development and Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Harold Donnel, mengatakan soal harga pasti punya price bracket sendiri yang berbeda dengan negara-negara lain.

    “Kami pasti fight untuk menyediakan kendaraan yang memiliki nilai historis yang tinggi namun tetap value for money,” ujarnya kepada Tempo pada Rabu, 3 April 2019.

    Namun, lanjut dia, keputusan masuk atau tidaknya Jimny ke Indonesia, serta apabila masuk apakah akan Completely Built Up (CBU) atau Completely Knock Down (CKD) masih dalam tahap diskusi internal. “Semua proses masih berjalan, doakan yang terbaik ya,” kata Harold.

    Simak: Video Adu Tarik, Suzuki Jimny Kalahkan Mercedes-AMG G 63

    Ia juga mengungkapkan, untuk mencapai semua itu, akan banyak strategi yang bisa diimplementasikan mulai dari hulu (produksi) hingga ke hilir (sales & marketing).

    “Pastinya mindset kami selalu ke sudut pandang konsumen, melihat produk ini mesti bagaimana,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.