Blancpain GT Sepang: Rio Haryanto - David Tjipto Belum Maksimal

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mekanik T2 Motorsports sedang memeriksa ban depan sebelah kiri mobil Ferrari 488 GT3 yang dikendarai Rio Haryanto dan David Tjiptobiantoro di balap Blancpain GT World Challenge Asia di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu, 7 April 2019. TEMPO/Ariandono

    Mekanik T2 Motorsports sedang memeriksa ban depan sebelah kiri mobil Ferrari 488 GT3 yang dikendarai Rio Haryanto dan David Tjiptobiantoro di balap Blancpain GT World Challenge Asia di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu, 7 April 2019. TEMPO/Ariandono

    TEMPO.CO, Sepang, Malaysia - Pembalap T2 Motorsports, Rio Haryanto dan David Tjiptobiantoro, menuntaskan balapan seri perdana Blancpain GT World Challenge Asia 2019 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, 5-7 April 2019 dengan posisi 17 (balapan pertama Sabtu, 6 April) dan 18 (balapan kedua, Minggu, 7 April). Dengan hasil ini, T2 Motorsports belum mendapatkan poin di klasmen sementara.

    Team Principal Irmawan Poedjoadi mengatakan balapan perdana Blancpain GT di Sepang berlangsung keras. Ia menilai dua pembalap T2 Motorsports telah berusaha keras sepanjang balapan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. "Ini adalah tim yang baru saja terbentuk dan kami masih beradaptasi satu sama lain," kata Irmawan kepada Tempo di paddock tim, Sepang, Malaysia, Minggu 7 April 2019.

    Baca: FP2 Blancpain GT Asia: Rio Haryanto Pertajam Catatan Waktu

    Menurut Irmawan, sejak sesi latihan, kualifikasi, balap pertama hingga balap kedua, pace time (catatan waktu) pembalap T2 Motorsports menunjukkan peningkatan yang signifikan. "Pace time Rio Haryanto dan David Tjipto cukup meningkat sepanjang balapan ini," ujarnya.

    Rio Haryanto (T2 Motorsports), Sepang, Malaysia, 5 April2 019. (FOTO/T2 Motorsports)

    Di balapan pertama kemarin, David Tjipto tampil sebagai pembalap pertama. Ia mengalami start dari posisi 11. Sayang, balapan ini sempat terkendala dengan cuaca yang tak menentu.

    "Kami evaluasi, terlalu cepat ganti ban basah gerimis turun. Tiba-tiba cucaca kembali kering dan memaksa kami melakukan penggantian ban lagi," kata Irmawan.

    Di balapan kedua, lanjut dia, pace time Rio yang start dari posisi 15 dinilai konsisten dan mampu tampil apik sepanjang lomba. Ia mampu menjaga konsistensi waktu putaran rata-rata 2 menit 6 detik. Setelah 30 menit, Rio masuk pit untuk pergantian pengemudi.

    David yang tampil menggantian Rio mampu mempertahankan laju mobil di awal-awal ia kembali ke lintasan. Sayang, menjelang lap-lap terakhir ban sudah kehilangan grip sehingga laju mobil tak maksimal.

    Baca: Ini Fungsi Tombol di Setir Ferrari 488 GT3 Rio Haryanto

    "Kami akan terus berusaha agar di balapan selanjutnya lebih baik lagi. Kami berharap tim semakin solid lagi," ujarnya.

    Balapan selanjutnya akan berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 11-12 Mei 2019. Tempo.co sebagai salah satu official media partner tim T2 Motorsports akan melaporkan secara lengkap aksi Rio Haryanto dan David Tjiptobiantoro di balapan Blancpain GT World Challenge Asia 2019 dan Asian Le Mans 2019.

    Rio Haryanto mengakui bahwa balapan pertama dan kedua di Sepang cukup berat. Ia menilai mobilnya belum memiliki speed yang cukup untuk mengejar kompetitor lain, terutama yang rival yang menggunakan mobil Porsche dan Mercedes-AMG. "Di lap-lap awal mobil belum memiliki speed yang cukup untuk bisa melewati mobil di depan, kami akan terus improve di balapan selanjutnya," ujarnya seusai balapan. 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.