Renault Triber Siap Lawan Toyota Calya, Ada Proyektor dan Sunroof

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Render Renault Triber. Sumber: gaadiwaadi.com

    Render Renault Triber. Sumber: gaadiwaadi.com

    TEMPO.CO, New Delhi - Renault telah mengumumkan nama MPV baru dengan nama sandi RBC yaitu Triber. Mobil ini dikembangkan untuk pasar negara berkembang mulai dari India dan ada kemungkinan masuk Indonesia. Indikasi akan masuk Indonesia telah diungkap oleh bos PT Maxindo Renault Indonesia, pemegang merek Renault di Indonesia. Kemungkinan Renault Triber akan bersaing dengan Toyota Calya, Daihatsu Sigra dan Datsun Go+.

    Baca: Renault MPV Fitur Modern, Mesin Disuntik Turbocharger

    "Next, dalam waktu dekat kami akan membawa 7 seater dengan harga yang sangat terjangkau," kata COO PT Maxindo Renault Indonesia, Davy J Tuilan, di Jakarta, Senin, 21 Januari 2019.

    Lalu seperti apa desainnya? Renault telah memastikan bahwa ukurannya tidak lebih dari 4.000 mm. Pada bagian depan, MPV entry-level akan menggunakan headlamp yang sudah menggunakan proyektor, gril radiator besar berbentuk V dengan tiga bilah horizontal dan gril lebar dan rendah dengan model sarang lebah.

    Di bagian belakang, Renault Triber memiliki lampu belakang yang sporty yang ramping dan pelat krom imitasi untuk meniru kegagahan sebuah SUV. Melongok ke dalam kabin, mobil MPV ini akan menampilkan 50:50 untuk membagi kursi baris ketiga. Menurut sebuah laporan, kursi baris ketiga bisa dilepas.

    Renault Triber menggunakan platform yang sama dengan Renault Kwid - CMF-A. Mesin mengandalkan 1.0-liter SCe tiga-silinder mesin yang menghasilkan tenaga 67,07 hp dan torsi 91 Nm. Ada kemungkinan memasarkan dengan mesin yang lebih powerfull 1.0 liter TCE turbocharged tiga silinder yang memiliki tenaga lebih tinggi 7 hp. Pilihan transmisi harus mencakup manual 5-kecepatan dan otomatis 5-kecepatan.

    Baca: Renault Agresif, Gandeng Maxindo Kembangkan Bisnis di Indonesia

    Renault akan meluncurkan Triber di India pada bulan Juli 2019. Kemungkinan masuk ke Indonesia, setelah dipasarkan di India. Harga kemungkinan mencapai Rs 5,5 lakh atau sekitar Rp 112 jutaan.

    INDIAN AUTOSBLOG | GAADI WAADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?