BMW X5 Terbaru Sudah Ada yang Pesan, Inden 3 Bulan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagian luar mobil BMW X5 yang baru diluncurkan di Jakarta, Kamis 11 April 2019. BMW X5 generasi keempat dihadirkan hanya satu varian, yakni BMW X5 xDrive40i xLine. Tempo/Tony Hartawan

    Bagian luar mobil BMW X5 yang baru diluncurkan di Jakarta, Kamis 11 April 2019. BMW X5 generasi keempat dihadirkan hanya satu varian, yakni BMW X5 xDrive40i xLine. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - BMW Group Indonesia baru saja meluncurkan generasi keempat produk Sport Activity Vehicle (SAV-nya), BMW X5. Mobil disebut sudah terpesan beberapa unit.

    Seperti yang disampaikan Vice President of Corporate Communication BMW Group Indonesia, Jodie O'tania, beberapa orang sudah ada yang memesan BMW X5 anyar rakitan lokal seharga Rp 1,488 miliar itu.

    Baca: BMW X5 Rakitan Lokal Resmi Meluncur, Harga Nyaris Rp 1,5 Miliar

    Namun sayangnya Jodie tidak membeberkan lebih rinci berapa angka pasti pemesanan BMW X5 generasi keempat tersebut. Angka pemesanan disebutnya akan diumumkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019.

    Kunci mobil BMW X5 saat peluncuran di Jakarta, Kamis 11 April 2019. BMW X5 terbaru dibekali dengan ragam inovasi, kemampuan untuk melibas medan off-road yang dipadukan dengan kenyamanan berkendara untuk harian. Tempo/Tony Hartawan

    "Suah ada beberapa pemesanan yang masuk, tapi saya belum bisa katakan, pas di IIMS dishare yah," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu 11 April 2019.

    Sementara jangka waktu pemesanan alias inden sampai mobil bisa masuk garasi konsumen untuk saat ini dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Karena, kata Jodie, mobil baru diluncurkan.

    Artinya ada beberapa proses yang harus dilalui sebelum mobil bisa dikirim ke konsumen yang telah memesannya.

    Baca: BMW X5 2019 Diluncurkan Bulan Depan, Bodi Makin Bongsor

    "Gini, kalau kita hitung dari hari ini pasti akan beberapa bulan dari saat ini, karena kan ini peluncuran jadi pasti harus ada homologasi, kemudian ada beberapa yang harus dilakukan," tutur Jodie.

    "Jadi kalau sekarang April sekitar 3-4 bulan dari sekarang. Tapi kalau nanti sudah berjalan normal tidak lama karena kita sudah punya stock-nya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.