Jeep Gladiator 2020 Mulai Dikirim ke Dealer, Punya 80 Fitur Keren

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeep Gladiator (Jeep)

    Jeep Gladiator (Jeep)

    TEMPO.CO, Jakarta - Fiat Chrysler Automobiles (FCA) mulai mengirimkan Jeep Gladiator 2020 ke dealer-dealer di Amerika Serikatdari pabrik perakitan FCA di Ohio, Jumat, 12 April 2019, kata FCA dalam pernyataannya, dikutip Minggu, 14 April 2019. Ini adalah pengiriman pertama dari pabrik ke dealer setelah model itu diperkenalkan pada November 2018.

    FCA telah menginvestasikan US$273 juta atau sekitar Rp3,8 triliun di kompleks perakitan di Ohio untuk memperlengkapi dan memodernisasi pabrik guna memproduksi Gladiator, dengan menambahkan 329 lapangan pekerjaan untuk pengembangan.

    BacaVideo Produksi Perdana Jeep Gladiator Beredar di Instagram

    "Tidak diragukan lagi sebuah truk dan langsung dikenali sebagai sebuah Jeep, Gladiator 2020 yang serba baru adalah kendaraan terbaik untuk setiap petualangan di luar ruangan," kata Tim Kuniskis, Kepala Merek Jeep di FCA Amerika Utara dalam peluncuran Gladiator 2020 November 2018 lalu.

    Gladiator 2020 hadir dengan mesin yang diklaim lebih hemat bahan bakar, yakni mesin Pentastar V-6 3,6 liter dengan engine start-stop (ESS), tersedia dalam dua pilihan transmisi, otomatis 8-percepatan dan 6-percepatan manual.

    Baca: Prabowo Keliling GBK Pakai Mobil Asal Amerika, Harga Rp 1,6 M

    Kendaraan berkemampuan off-road ini dibekali sistem Uconnect generasi keempat yang meliputi Apple CarPlay dan Android Auto untuk menghubungkan perangkat. Perangkat hiburan tersedia dalam dua pilihan layar, yakni 7 inci dan 8 inci.

    FCA juga menyertakan kamera off-road yang menghadap ke depan di Jeep Gladiator, seperti yang ada di Rubicon, memungkinkan penghalang di jalan mudah dilihat. Jeep Gladiator 2020 disebut mempunyai 80 fitur keselamatan dan keamanan canggih.

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.