Harapan Toyota untuk Presiden Terpilih: Pro Lokalisasi

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto saat menjajal mobil konsep Toyota i-Walk di GIIAS 2018. (TAM)

    Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto saat menjajal mobil konsep Toyota i-Walk di GIIAS 2018. (TAM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilihan Presiden 2019 atau Pilpres 2019 tinggal menghitung jam. PT Toyota Asta Motor (TAM) selaku agen pemegang merek Toyota di Indonesia berharap siapaun presiden yang terpilih nanti agar mendukung lokalisasi produk.

    Dengan mendukung penuh lokalisasi tersebut Executive General Managern TAM, Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, dampak positifnya juga akan dirasakan oleh perusahaan-perusahaan lokal kecil.

    Ia berharap agar presiden terpilih nanti mampu mendukung program lokalisasi produk ketimbang CBU ataupun semi CKD.

    Baca: Duet Maut Toyota Avanza - Daihatsu Xenia, 2,75 Juta Unit Terjual

    "Kenapa, Kalau bicara ngomongin tahun 2014 sebelumnya kita ngomonginnya bahwa kita itu pro lokalisasi. Jelas kok. Sampai pak Putu (Kemenperin) ngomongnya pro lokalosasi. Kalau pro itu masih jalan ya harapannya produk dalam megeri menjadi lebih banyak. Apa itu UKM, small enter, makro enter, itu lebih banyak. Jadi usaha kecil maju. Itu yang kami harap. Jadi kami lebih pro tehadap ke lokalisasi. Kami nggak setuju dengan CBU atau semi CKD," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta, Senin 15 April 2019.

    Dengan begitu menurut Soerjo kemungkinan Indonesia menjadi basis produksi di Asia akan terbuka lebar. Selain itu yang pasti ia berharap agar Presiden terpilih nanti membawa dampak positif bagi industri otomotif Indonesia.

    Baca: Heboh Flash Sale New Toyota Avanza Rp 50 Juta, Simak Caranya

    "Kalau kami gini harapan, kalau kami lihat trendnya abis pemilihan presiden positif. Inti begitu. Siapapun yg terpilih pasti positif. Tapi harapan seberapa besar positifnya," tutur Soerjo.

    Namun di sisi lain, Soerjo juga mengatakan harapannya agar presiden terpilih mampu memperjelas arah industri otomotif Indonesia.

    "Tapi yang kedua, selain sisi positifnya ini kedua sekarang kami lihatnya kita itu mau menujunya kemana. Kalau saya sekarang nih kita sekarang secara industri otomotif itu mau dibawa kemana. Itu musti benar-benar clear," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.