Penjualan Global Turun, Nissan Pangkas Produksi 15 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pimpinan eksekutif Nissan Motor Carlos Ghosn berpose dengan mobil konsep Land Glider, dalam Tokyo Motor Show di Chiba, sebelah timur Tokyo, Jepang (21/10). (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

    Pimpinan eksekutif Nissan Motor Carlos Ghosn berpose dengan mobil konsep Land Glider, dalam Tokyo Motor Show di Chiba, sebelah timur Tokyo, Jepang (21/10). (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

    TEMPO.CO, JakartaNissan Motor Co. Ltd. akan memangkas produksi global sekitar 15 persen untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2020.

    Kebijakan itu menunjukkan perusahaan tersebut telah bergeser dari ekspansi agresif yang dilakukan oleh mantan Chairman Nissan, Carlos Ghosn, menurut laporan Nikkei sebagaimana dikutip Reuters, Jumat, 19 April 2019.  

    Baca: Berada di Segmen SUV, Ini Perbedaan Spek Nissan Terra dan X-Trail

    Pengurangan produksi itu merupakan yang paling besar sejak lebih dari satu dekade. Perusahaan Jepang tersebut terus berupaya mengantisipasi anjoknya penjualan di pasar luar negeri, termasuk di Amerika Serikat. 

    Nissan akan memproduksi sekitar 4,6 juta unit kendaraan pada tahun fiskal 2019, tulis Nikkei sebagaimana mengutip rencana yang dikomunikasikan kepada pemasok material mobil. 

    Kebijakan Nissan tersebut kemungkinan akan berdampak pada pendapatan dan aliansi Nissan dengan produsen mobil Prancis Renault SA.

    Baca: Ini Sosok Nissan Juke Baru, Tetap Sporty tapi Lebih Ramping

    Awal tahun ini, Nissan, yang telah berjuang melawan penurunan penjualan, menurunkan perkiraan laba operasi untuk tahun fiskal saat ini menjadi 450 miliar yen (U$4 miliar) atau 22% lebih rendah dari tahun sebelumnya. Angka itu akan menjadi laba terendah Nissan sejak 2013.

    Harga saham Nissan, terperosok dalam skandal pelanggaran keuangan yang melibatkan Ghosn dan perusahaan itu sendiri. Saham perusahaan tersebut diperdagangkan turun 1,2 persen pada sesi pagi hari ini.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.