IIMS 2019: Wuling Confero S Kini Punya Transmisi Semi-Otomatis

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Confero S ACT. 22 April 2019. (Wuling)

    Wuling Confero S ACT. 22 April 2019. (Wuling)

    TEMPO.CO, Jakarta - Wuling Motors Indonesia hari ini, Senin, 22 April 2019, memperkenalkan Wuling Confero S ACT di Sirkuit Internasional Sentul, Jawa Barat. Wuling Confero bertransmisi otomatis ini diperkenalkan dengan Wuling Cortez Turbo (Cortez CT).

    Brand and Marketing Director Wuling Motors Yin Yi mengatakan kedua varian ini mengukuhkan komitmen Wuling untuk terus berkembang dan menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Indonesia.

    "Kami ingin selalu berinovasi dalam menghadirkan produk-produk yang mendukung masyarakat dalam meraih kehidupan yang lebih baik,” ujar Yi dalam siaran pers yang diterima Tempo.co.

    Baca: Alasan Wuling Confero S Pakai Penggerak Roda Belakang

    Wuling Confero S ACT dilengkapi dengan sistem transmisi e-Clutch yang merupakan teknologi dari Schaeffler. ACT merupakan singkatan dari Auto Clutch Transmission. Sama seperti mobil bertransmisi otomatis pada umumnya, Confero S ACT hanya memiliki dua pedal, gas dan rem.

    Inovasi dari transmisi ini mempermudah pergantian gigi, tanpa kehilangan sensasi mengganti gigi secara manual pada tuas persneling dan efisien dalam perawatan.

    Perihal interior, Confero S ACT diberikan sentuhan warna yang berjiwa muda dengan mengaplikasikan Black Ambience With Red Stitches serta Red Carbon Style. Kemudian, untuk kabin dari MPV Wuling ini tetap menawarkan kabin yang lapang hingga baris ketiga serta mengaplikasikan beberapa fitur tambahan baru mulai dari Electric Adjustable Foldable Mirror, Emergency Stop Signal (ESS) hingga Driver Seat Height Adjuster.

    Baca: Test Drive Wuling Confero S: Fitur Melimpah di MPV Murah

    Sayang, Wuling Indonesia belum merilis harga Confero Matik ini. "Kami optimis bisa mendapatkan sambutan dan respon yang hangat dari konsumen di Tanah Air. Mohon dapat dinantikan peluncurannya dalam ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show 2019,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.