Ini Kondisi Honda Estilo Dicari Kolektor, Harga Bisa Rp 500 Juta

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda Civic Estilo dinilai paling pas dimodifikasi dengan konsep Japan Domestic Market (JDM) atau mengcopy Honda Civic EG6 yang dipasarkan di Jepang. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Honda Civic Estilo dinilai paling pas dimodifikasi dengan konsep Japan Domestic Market (JDM) atau mengcopy Honda Civic EG6 yang dipasarkan di Jepang. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Honda Estilo orisinil dengan kondisi istimewa akan dihargai kolektor dengan rentang harga Rp 300-500 jutaan. Tergantung juga sang pemilik seberapa rela melepas unit langka itu. Tingkat kemulusan Estilo dan kondisinya yang terawat baik akan semakin melambungkan harganya.

    Terlebih jika mobil itu pemakaiannya masih dalam kondisi kilometer rendah atau dikisaran 25.000 kilometer ke bawah. Estilo sendiri saat dirilis di Indonesia hanya ada satu varian. Sedangkan Estilo dengan kondisi apa adanya harganya berkisar Rp 60-70 jutaan.

    Honda Civic Estilo dinilai paling pas dimodifikasi dengan konsep Japan Domestic Market (JDM) atau mengcopy Honda Civic EG6 yang dipasarkan di Jepang. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Menurut Dito, keberadaan Estilo masih sangat diuntungkan dengan masih adanya Honda Genio karena mengusung komponen hampir sama. Sehingga bisa saling tanam jika terjadi kerusakan salah satu bagian.

    Baca: Ditukar Jazz Baru, Honda Civic Estilo Ini Tak Dilepas

    Dito menuturkan, Estilo sebagai mobil yang mulai langka dan kuat menerabas berbagai medan, sebenarnya memiliki cara perawatannya cukup gampang juga murah.

    Misalnya jika hanya servis ringan seperti stel klep atau cek mesin biayanya di bengkel tak resmi berkisar Rp 100-200 ribuan di Yogya. Namun jika servis berat, pemilik bisa menyediakan Rp 1-2 juta untuk jasanya saja atau di luar spare part. "Kalau untuk turun mesin paling tidak disiapkan biaya Rp 6 jutaan,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.