Terios 7 Wonders: Menaklukkan Jalur Ganas di Lebong, Bengkulu

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lebong Rafting di Sungai Ketahun, Desa Talang Baru, Bengkulu. 28 April 2019. TEMPO/Wisnu Andebar

    Lebong Rafting di Sungai Ketahun, Desa Talang Baru, Bengkulu. 28 April 2019. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Bengkulu - Ekspedisi Terios 7 Wonders 2019 di Bengkulu yang diadakan PT Asrta Daihatsu Motor (ADM) 27-30 April 2019 kembali dilanjutkan setelah hari pertama mengunjungi Konservasi Gajah Seblat. Pada hari kedua tepatnya 28 April 2019, petualangan kami mengunjungi dua tempat sekaligus.

     

    Destinasi pertama kami di hari kedua adalah mengunjungi Lebong Rafting tepatnya berada di Desa Talang Baru. Jalan menuju ke sana masih didominasi tanjakan berkelok dikelilingi kebun sawit dengan sedikit jalan yang rusak. Daihatsu Terios yang kami kendarai dengan mudah melahap medan jalan. 

    Perjalanan ke Lebong Rafting, dari tempat kami bermalam di Danau Tes Camping Ground memakan waktu sekitar dua jam. Setelah kami tiba, kami segera memakai perlengkapan rafting mulai pelampung, helm, dan dayung. Sungai tempat kami rafting ini dinamai Ketahun dan diklaim merupakan wisata arung jeram yang sangat menantang dipadukan keindahan alam air terjun di kelilingi tebing tinggi.

    Baca: Terios 7 Wonders 2018: 3 Pulau, 7 Destinasi, 1.574 Kilometer di Ambon

    Muhammad Dian selaku Owner Lebong Rafting sekaligus penemu jalur rafting Sungai Ketahun mengatakan, Lebong Rafting berada di Sungai Ketahun, tepatnya Desa Talang Baru, Lebong. "Hingga sekarang, sejak 3 tahun lalu ditemukan, sudah 40 ribu pengunjung yang main arung jeram di sini, dan biasanya ramai saat libur sekolah dan weekend," ujarnya di Bengkulu Minggu, 28 April 2019.

    Air Terjun Tri Muara di Desa Sindang Jati, Rejang Lebong, Bengkulu. 28 April 2019. TEMPO/Wisnu Andebar

    Sebelum kami rafting, pemandu memberikan beberapa arahan tentang bagaimana cara mendayung yang benar dan menyikapi saat perahu terbalik. "Kondisi air saat ini normal, ada dua jarak, yaitu pendek sekitar 2 jam sepanjang 7 kilomter, jalur panjang 4 jam sekitar 14 kilometer. 1 perahu karet dapat diisi maksimal 6 orang dipandu 2 guide," kata Dian.

    Ia juga menjelaskan, sepanjang jalur rafting banyak view unik, di antaranya tiga lorong yang punya keunikan tersendiri, yaitu Lorong Penantian, Lorong Kerinduan, dan Lorong Harapan. Di lorong kerinduan, lanjut dia, ada air terjun jodoh, konon kalau lewat air terjun itu, bisa segera dapat jodoh. Soal harga rafting dibanderol mulai Rp 250 ribu.

    Setelah kami berhasil finish, dengan keadaan basah kuyup karena perahu kami terbalik, eskpedisi Terios 7 Wonders kembali dilanjutkan menuju Air Terjun Tri Muara Karang tepatnya di Desa Sindang Jati, Rejang Lebong. Air terjun ini sudah ditemukan sejak tahun 2016.

    Dedi Supriyadi, Guide River Tubing Curup menjelaskan bahwa air terjun ini memiliki tinggi sekitar 70 meter. "Mengapa namanya Tri Muara Karang, karena ada tiga air terjun serta kolam air panas langsung dari sumber mata air," kata Dedi.

    Jalur ekstrim menuju Air Terjun Tri Muara Karang, Bengkulu. 28 April 2019. TEMPO/Wisnu Andebar

    Untuk bisa masuk ke sana, Daihatsu Terios yang kami kendarai harus melewati medan yang esktrim, jalan bebatuan menanjak bukan halangan, berkat ground clearance 220 milimeter. Jalan menuju ke sana ada juga yang terputus tepatnya di jalan Curup - Lebong karena longsor, namun sudah dievakuasi dan masih dapat dilalui kendaraan.

    Setelah tiba, perjuangan belum selesai, kami harus berjalan kaki sekitar 30 menit setelah memarkir mobil dengan trek yang sangat terjal. Menurut Dedi, destinasi air terjun ini memang belum banyak dijamah.

    Baca: Kehandalan Daihatsu Terios Dibuktikan di Jalanan Bengkulu

    Trek yang kami lalui kemiringannya bisa mencapai 80 derajat, beberapa trek dengan kemiringan ekstrim sudah dipasang tali pengaman.

    Untuk masuk ke Air Terjun Tri Muara Karang cukup mengeluarkan Rp 5 ribu per orang, sedangkan pemandian air panas Rp 2 ribu, di tambah biaya parkir mobil Rp 10 ribu dan motor Rp 5 ribu. "Setiap weekend biasanya ramai, treknya memang masih curam, namun akan segera diperbaiki tahun ini," tuturnya. 

    Ekspedisi Terios 7 Wonders  hari kedua berakhir di Air Terjun Muara Karang, jadi total wonders yang kami jumpai berjumlah 3. Namun, belum berakhir sampai sini, masih ada 4 destinasi lagi untuk melengkapi ekspedisi Terios 7 Wonder pada keesokan harinya.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.