Mobil Listrik Hyundai dan Kia Bisa Diset Performa Lewat Aplikasi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tuning mobil Hyundai dan Kia bisa melewati aplikasi. Sumber: motor1.com

    Tuning mobil Hyundai dan Kia bisa melewati aplikasi. Sumber: motor1.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hyundai dan Kia sedang mengembangkan aplikasi smartphone baru yang memungkinkan pengemudi untuk memilih seberapa besar tenaga, seberapa kencang dan efisien mobil listrik.

    Teknologi penyesuaian kinerja akan memungkinkan pemilik mobil listrik Hyundai dan Kia untuk menetapkan parameter untuk pembatas kecepatan maksimum mobil, pengiriman daya, responsibilitas, konsumsi energi, dan kekuatan pengereman regeneratif - semua bisa dilakukan melalui aplikasi. Sistem ini juga akan memungkinkan pemilik untuk mengatur setingan mobil sesuai cara berkendara yang bisa pilih.

    Baca: Hyundai H1 2018 Menawarkan Kenyamanan bagi Penumpangnya

    "Kami akan terus berusaha untuk meningkatkan pengalaman pengguna untuk kendaraan listrik yang disesuaikan dengan preferensi individu," kata JeongSoo Eo, periset dari Hyundai Motor Group.

    Perusahaan induk dua perusahaan Korea Selatan, Hyundai Motor Group, menyebut aplikasi ini juga bisa memindahkan preferensi pengemudi di antara kendaraan, dengan mobil listrik berikutnya hanya cukup mengunduh dan menerapkan parameter padaa ponsel pelanggan.

    Konsumen bahkan akan dapat membagikan pengaturan mereka dengan driver lain, memungkinkan pengguna untuk mencoba parameter pengguna lain. Hyundai dan Kia juga menyiapkan preferensi mengemudi sesuai lintasan yang dilewati misalnya, merek akan menyediakan pengaturan untuk jalanan perkotaan, melewati gunung, dan jalan negara.

    Selain itu, sistem akan menggunakan data dari ponsel cerdas pengemudi untuk menghitung pengaturan paling efisien untuk tujuan yang ditentukan dengan menganalisis jarak ke lokasi dan kebutuhan energi listriknya. Nantinya sistem akan merekomendasikan pengaturan kinerja yang disesuaikan.

    Baca: Alasan Hyundai Pilih Indonesia Bangun Pabrik Mobil Listrik

    Seluruh sistem akan diamankan dengan teknologi blockchain, yang menurut Hyundai Motor Group akan mencegah masalah keamanan atau pencurian data saat pengguna mengunggah dan membagikan pengaturan mereka. Seluruh sistem bekerja dengan mengenkripsi parameter kinerja utama dalam jaringan blockchain dengan membuat blok data baru dan menyimpannya untuk menghentikan segala manipulasi.

    MOTOR1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.