Simak Cara Merawat Mobil yang Jarang Digunakan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • James Hull juga mengoleksi 365 replika mobil-mobil klasik, yang dipajangnya dengan rapi di rak-rak, di garasinya. Replika mobil-mobil tersebut juga akan dijualnya. dailymail.co.uk

    James Hull juga mengoleksi 365 replika mobil-mobil klasik, yang dipajangnya dengan rapi di rak-rak, di garasinya. Replika mobil-mobil tersebut juga akan dijualnya. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilik mobil atau sepeda motor yang memiliki kendaraan lebih dari satu atau bahkan para kolektor sering kali jarang menggunakan diantara mobil miliknya. Ada juga, mereka yang sering melakukan dinas keluar kota harus menyimpan kendaraannya selama beberapa pekan bahkan lebih dari sebulan. Kendaraan yang terlalu lama disimpan bisa mengakibatkan kerusakan.

    Baca: Tips Merawat Mobil Setelah Proses Coating Agar Kinclong Terjaga

    Sehingga mobil yang lama diparkir di garasi harus mendapat perawatan khusus. Perawatan ini berkaitan dengan kelistrikan, mesin hingga bodi kendaraan. Seperti dikutip dari laman Daihatsu, ada beberapa cara merawat mobil yang jarang dipakai agar mobil tidak sampai terlantar dan siap untuk bisa dipakai setiap saat.

    1. Pastikan Mobil dalam Kondisi Bersih
    Mulailah dengan mencuci bersih mobil agar bagian eksterior, seperti cat mobil tetap terlindungi dari kotoran yang membandel yang dapat menyebabkan korosi. Selanjutnya, bersihkan bagian dalam dari sampah dan debu yang berada dalam interior mobil kamu dengan vakum cleaner. Jangan tinggalkan mobil dalam keadaan kotor untuk kondisi waktu yang lama.

    2. Pengecekan Oli Mesin
    Pastikan oli mesin dalam mobil kamu saat meninggalkan mobil dalam kondisi cukup, sebab dengan oli mesin yang penuh maka kondisi mesin juga terawat. Jika perlu gantilah dengan oli yang baru agar kondisi mesin juga menjadi awet. Selain itu, setelah selesai pastikan oli tidak tercecer kemana-mana karena mesin juga harus bersih jika mobil akan ditinggalkan dalam waktu lama.

    3. Bahan Bakar juga Harus Penuh
    Sebelum meninggalkan mobil, pastikan tangki bahan bakar terisi penuh. Tujuannya agar sebisa mungkin tak bersisa ruang udara di dalam tangki yang dapat menimbulkan efek kondensasi (embun) saat kondisi dingin (malam hari). Embun yang akan mencair saat panas (siang hari) akan menurunkan kualitas bahan bakar dan jika terlalu parah bisa mengganggu kinerja mesin.

    Baca: Mobil Sering Parkir di Ruang Terbuka, Perlu Perawatan Khusus

    4. Pastikan Kelistrikan Aman dan Cabut Kutub Aki
    Lepaslah kabel aki/kepala aki agar mengurangi risiko aki menjadi rusak atau kehilangan daya. Saat mencabut aki, dahului dengan melepas kabel negatif baru kemudian kabel positif. Saat memasang, dahulukan kabel positif baru kemudian kabel negatif.

    5. Parkir di lokasi yang Datar
    Usahakan kondisi mobil di parkir dalam kondisi yang datar. Jika kondisi parkiran masih kurang datar, kamu bisa menyiasati dengan ganjal ban dan jangan gunakan rem tangan. Penggunaan rem tangan yang terlalu lama bisa membuat kampas rem lengket dan per rem meregang cukup lama sehingga berkurang elastisitasnya. Selain itu, tutup mobil dengan selimut khusus untuk mencegah rusaknya cat, terutama jika mobil diparkir di luar ruangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Kasus Rangga, Bocah Yang Cegah Ibu Diperkosa

    Pada Kamis, 15 Oktober 2020, tagar #selamatjalanrangga trending di Facebook dan Twitter.