Pajak Tinggi, 3 Alasan Hascar Berani Pegang Merek Mewah Jeep

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeep Wrangler di booth Hascar di IIMS 2019. 30 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Jeep Wrangler di booth Hascar di IIMS 2019. 30 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjual mobil mewah di Indonesia memang tidak mudah karena PPnBM dan pajak barang mewah yang tinggi. Lantas apa yang membuat Hascar berani menjadi distributor resmi Fiat Chrysler Automobiles N.V (FCA) untuk merek Fiat, Alfa Romeo, Jeep, Chrysler, dan Dodge di Indonesia?

    Baca: Jeep Wrangler 2019 Dijual di Atas Rp 1 Miliar, Ini Kelebihannya

    Chief Executive Officer Hascar Group, Ari Utama, menuturkan perusahaannya cukup percaya diri menjai distributor FCA di Indonesia karena mereka masih percaya model-model yang dijualnya dapat diterima oleh konsumen di Indonesia.

    Selain itu, Ari juga mengatakan di Indonesia memiliki penggemar fanatik merek-merek di bawah nama FCA seperti Jeep, yang tidak terlalu mempedulikan persoalan harga mahal karena PPnBM dan pajak yang tinggi.

    "Memang harga new Wrangler yang sekarang harganya dibandingkan yang dulu lebih tinggi ya nah itu memang ada impactnya dari harga dolar dan pajak," ujarnya di JIExpo Kemayoran, Selasa 30 April 2019.

    Baca: Inilah Tipe Mobil Jeep yang Lumayan Laris di Indonesia

    "Tapj surprise-nya Jeep ini sudah punya penggemar fanatik. Jadi banyak yang nanya ke saya terkait PPnBM dan dolar, tapi pertanyaannya begini, mobilnya jadi masuk nggak yah?," tambah Ari.

    Ari mengatakan, para penggemar fanatik itu lebih takut mobil tidak masuk ke Indonesia ketimbang harganya yang tinggi. Sehingga PPnBM dan pajak dianggap tidak terlalu berpengaruh. Selain itu, Hascar kata Ari, juga belajar dari kesalahan pendahulunya.

    "Jadi mereka lebih mentingin kehadiran mobilnya di sini mereka bisa memiliki dibanding harga yang tidak terlalu mereka pikirkan, dari pecinta Jeep ini. Jadi isu ppnbm dan pajak itu tidak terlalu mempengaruhi karena memang keinginan untuk memilikinya lebih besar dibanding kenaikan harganya," lanjutnya.

    Baca: Hingga Hari Ke-6 IIMS 2019 Hascar Jual 24 Unit Jeep

    "Terus kita belajar juga dari pendahulu kita. Jadi kita akan menyesuaikan volume permintaan target penjualan diseimbangkan jadi kita juga tidak overstock," ucap Ari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.