Suzuki Carry Ditargetkan Laku 5.000 Unit, Ekspor ke 100 Negara

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Carry 2019 saat diuji coba di area test drive Indonesia International Motor Show 2019 atau IIMS 2019. (Suzuki)

    Suzuki Carry 2019 saat diuji coba di area test drive Indonesia International Motor Show 2019 atau IIMS 2019. (Suzuki)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) target penjualan domestik Suzuki Carry Pick Up juga digenjot naik 15 persen, dari 4.300 unit menjadi 5.000 mobil per bulan. "Sebelumnya itu kami biasa jualan 4.300 unit per bulan, kemudian ditarget naik menjadi 5.000 unit, sekitar 15 persen," kata Deputi Managing Director 4Wheel PT SIS, Setiawan Surya, Senin 29 April 2019.

    Baca: Suzuki Carry Pikap Sudah Meluncur, Kenapa Model Van Belum?

    Jika target 5.000 unit per bulan tercapai, maka kendaraan niaga itu akan menguasai 50 persen keseluruhan penjualan Suzuki yang rata-rata melego sekitar 10.000 unit tiap bulan. "Total Suzuki sebulan 10.000. Jadi ini akan menjadi 50 persennya, atau bisa lebih," kata Setiawan.

    Tak hanya pasar domestik, Suzuki juga membidik perluasan pasar ekspor dari 59 negara menjadi 100 negara tujuan untuk produk New Carry Pick Up yang diluncurkan pekan lalu pada International Motor Show atau IIMS 2019.

    Setiawan mengatakan model kendaraan niaga itu ditargetkan dapat diekspor ke 100 negara sebanyak 7.500 unit, kendati ia belum menjelaskan negara tujuan ekspornya.

    Baca: IIMS 2019: Beli New Suzuki Carry Diklaim Menguntungkan, Kenapa?

    Suzuki New Carry Pick Up memiliki panjang 4.195 mm, lebar 1.765 mm, dan tinggi 1.910 mm, dengan mesin anyar K15B yang diklaim lebih irit bahan bakar 15 persen dibandingkan mesin 1.500cc dari model sebelumnya.

    Di bagian bak angkut, mobil ini memiliki panjang 2.505 mm, lebar 1.745 mm, dan tinggi 425 mm, serta dapat mengangkut muatan seberat 1 ton. Kendaraan ini juga dilengkapi futur Air Conditioner(AC), Electric Power Steering (EP5), dan Sliding Seat pada varian tertinggi.

    ANTARA

    Baca: Dijual Selama 42 Tahun, Begini Prestasi Penjualan Suzuki Carry


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.