Laris di Indonesia, Wuling Almaz Siap Ekspor ke Asia Tenggara

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Almaz, Wuling Confero S ACT, dan Wuling Cortez Turbo menjadi bintang booth Wuling di IIMS 2019. 27 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Wuling Almaz, Wuling Confero S ACT, dan Wuling Cortez Turbo menjadi bintang booth Wuling di IIMS 2019. 27 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wuling Motors Indonesia memastikan akan mengekspor produk kendaraan sport utility vehicle (SUV) Wuling Almaz ke beberapa negara di Asia Tenggara.

    "Tahun ini, Wuling Almaz ekspor ke ASEAN," kata Brand Manager Wuling Motor Indonesia, Dian Asmahani kepada pewarta di Sunter, Jakarta Utara, Jumat, 3 Mei 2019.

    Almaz merupakan produk keempat Wuling di Indonesia setelah model Confero, Cortez dan Formo. Almaz yang berkonfigurasi lima orang penumpang itu merupakan kendaraan sport pertama Wuling di Tanah Air.

    Dian mengatakan, Wuling Indonesia masih melihat permintaan Almaz di pasar ekspor, sambil mengoptimalkan permintaan dalam negeri untuk produk pesaing Honda CR-V dan DFSK Glory 580 yang sama-sama bermesin turbo itu.

    Baca: DFSK Glory 560 dan Wuling Almaz Laris di IIMS 2019

    "Kami akan lihat bagaimana nanti di pasar ekspor. Karena kami tahu, prosesnya akan panjang. Saya juga tidak bilang kapan waktu tepatnya, yang pasti tahun ini," kata Dian.

    Ketika ditanya bagaimana perbandingan komposisi produksi Almaz untuk pasar ekspor dan domestik, Dian menjawab, "Komposisi sudah dibahas, tapi akan dijelaskan pada waktunya nanti."

    Almaz merupakan produk global yang menggunakan platform Baojun 530. Di beberapa negara, produk itu juga dipakai untuk model Chevrolet Captiva.

    Wuling Indonesia pun mengizinkan apabila model Almaz yang diekspor Indonesia di-rebadge menjadi model lain di negara tujuan ekspor.

    "Yang jelas, platform dari kami adalah Almaz. Jika nanti ada rebadge menjadi apa, tentu itu kebijakan masing-masing," kata dia.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Wuling Almaz terjual secara wholesales (pabrik ke dealer) sebanyak hampir 1.000 unit selama periode Februari dan Maret 2019.

    Baca:Wuling Almaz Laris, Honda CR-V Diklaim Belum Terganggu

    Dian memastikan jumlah itu terus bertambah karena banyaknya minat konsumen terhadap Almaz selama pameran IIMS 2019 yang berlangsung hingga Minggu, 5 Mei 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Model itu dijual Rp318,8 juta berstatus on the road Jakarta.

    "Confero masih 58 persen dari produk kami, tapi antusiasme masyarakat terhadap Almaz tinggi," jelas dia.

    Berdasarkan data Gaikindo pada penjualan (wholesales) Maret 2019, Wuling Almaz tercatat sebagai model terlaris dengan penjualan 397 unit. Honda CR-V yang selama ini melenggang di puncak terlaris laku 270 unit. Ketiga adalah Mazda CX-5 (159 unit), disusul DFSK Glory 580 (53 unit), Nissan X-Trail (43 unit), dan Hyundai Tucson (9 unit).

    Angka penjualan di bulan Maret ini sedikit menurun dibanding penjualan di Februari 2019. Saat itu, Wuling Almaz laku 568 unit, Honda CR-V (534 unit), Mazda CX-5 (128 unit), Nissan X-Trail (45 unit), dan Hyundai Tucson (11 unit).

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.