DFSK Ingin Bawa Mobil Listrik ke Indonesia

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil listrik Jinkang Seres SF5. (Electrec.co)

    Mobil listrik Jinkang Seres SF5. (Electrec.co)

    TEMPO.CO, Jakarta - CO-CEO PT Sokonindo Automobil (Sokon), produsen mobil Dongfeng Sokon (DFSK) di Indonesia, Alexander Barus, ingin memperkenalkan teknologi mobil listrik yang dikembangkan DFSK.

    "Kami berharap bisa segera memperkenalkannya ke masyarakat Indonesia," kata Alex saat dijumpai di booth DFSK di pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2019 atau IIMS 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu malam, 4 Mei 2019.

    Menurut Alex, DFSK saat ini sudah memiliki mobil listrik yang akan dipasarkan di Cina dan Amerika Serikat. Mobil yang dinamakan Seres SF5 itu telah menjalani debut di Chongqing, Cina Barat Daya, 13 April 2019.

    Baca: Mobil Listrik Anak Perusahaan Sokon Mulai Dipasarkan

    Mobil ini diproduksi oleh Jinkang Seres, anak perusahaan Sokon Group. Jingkang Seres merupakan perusahaan startup elektrik yang didorong untuk mengembangkan mobil listrik masa depan. Produsen ini akan meluncurkan lebih dari 25 model termasuk sedan, MPV dan SUV pada tahun 2025.  

    Model pertama, SUV berukuran sedang yang disebut SF5, dibangun di atas platform listrik yang dikembangkan secara independen dan memiliki jangkauan lebih dari 500 kilometer dengan sekali pengisian, menurut startup yang didirikan tiga tahun lalu di Silicon Valley di Amerika Serikat.

    Mobil listrik Jinkang Seres SF5. (Electrec.co)

    Panjangnya 4.700 mm, lebar 1.930 mm dan tinggi 1.625 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 2.875 mm. Menampilkan sistem dual-motor dan sistem penggerak empat roda yang cerdas, model ini memiliki output maksimum 510 kW dan torsi tertinggi 1.040 Nm. 

    Model ini menggunakan sistem operasi Alibaba, memiliki kecepatan tertinggi 250 kilometer per jam dan dapat berlari dari 0-100 kilometer per jam dalam waktu kurang dari 3,5 detik. Selain versi listrik, Jinkang Seres juga menghadirkan versi range-extender. Dalam mode listrik, versi dapat berjalan hingga 180 km. Model ini diklaim memenuhi permintaan harian kebanyakan orang.

    Baca: IIMS 2019: DFSK Glory 560 Dipasarkan Mulai Rp 189 Juta

    Alex berharap aturan soal mobil listrik dan mobil ramah lingkungan di Indonesia segera terwujud sehingga DFSK dapat berpartisipasi dalam mendukung aturan ini. "Kami masih menunggu aturan dari pemerintah," ujarnya.

    Saat ditanya SUV listrik Seres SF5 akan dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019 atau GIIAS 2019, 18-28 Juli 2019, Alex hanya tersenyum, "mudah-mudahan ya."

    Di Indonesia, Sokon memiliki pabrik perakitan di Cikande, Serang, Banten. Di pabrik ini telah diproduksi SUV DFSK Glory 580 dan Glory 560 serta pikap Super Cab. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.