Kuartal I 2019, Bisnis Foton Tumbuh 50 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Truk Foton. (Foton Motors)

    Truk Foton. (Foton Motors)

    TEMPO.CO, Beijing - Pendapatan bisnis perusahaan otomotif Cina, Foton Motor Group, dilaporkan tumbuh 50 persen YoY di kuartal pertama tahun ini menjadi lebih dari 14 miliar yuan (sekitar US$ 2 miliar setara Rp 28,6 triliun). 

    Laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham tercatat mencapai 80 juta yuan di Q1, perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Shanghai Stock Exchange seperti dikutip dari China Daily.

    Baca: Incar Pasar Afrika, Foton Buka Pabrik Perakitan Truk di Kenya

    Perusahaan ini menjual sebanyak 131.100 kendaraan di Q1, naik 11,8 persen YoY, mengangkat pangsa pasar grup menjadi 11,5 persen, kata pernyataan itu. 

    "Kami telah memperkuat upaya dalam penelitian dan pengembangan dalam beberapa tahun terakhir," kata Gong Yueqiong, manajer umum Grup Motor Foton.

    Gong menambahkan bahwa perusahaan akan menginvestasikan 2,8 miliar yuan selama lima tahun dalam penelitian dan pengembangan kendaraan. "Pada 2019, Foton akan terus fokus pada kendaraan komersial dan menghasilkan kendaraan dengan sumber energi yang beragam, termasuk hidrogen dan listrik," ujarnya.

    Baca: Bus Listrik Foton AUV Jadi Alat Transportasi Olimpiade

    Di Indonesia, Foton masuk melalui Indomobil Grup 10 tahun silam. Jauh sebelum Wuling Motors dan DFSK masuk Indonesia.

    Model yang dipasarkan di Indonesia merupakan kendaraan niaga ringan hingga sedang. Pada 15 April 2019, PT Kobexindo Tractos Tbk melalui anak perusahaan PT Kobexindo Foton Indonesia resmi menjadi distributor eksklusif Foton Trucks di Indonesia. Kerja sama ini akan menggarap segmen pasar on-road trucks.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.