Berpuasa, Ini Tip Aman Berkendara Ala Chevrolet

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi fokus mengemudi. (Chevrolet)

    Ilustrasi fokus mengemudi. (Chevrolet)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sore hari menjelang buka puasa biasanya kondisi lalu lintas di cukup padat. Banyak kaum muslim ingin segera sampai tujuan untuk menyambut buka puasa. Nah, saat terjebak di kemacetan lalu lintas, Chevrolet mengingatkan untuk tetap sabah dan fokus mengemudi. 

    Selain itu, kondisi tubuh biasanya menjadi lebih lemas pada saat berpuasa, dan tentunya akan mempengaruhi kekuatan dan ketahanan saat mengemudi. Selain memperhatikan asupan gizi saat sahur dan berbuka puasa, pengemudi juga perlu perhatikan hal ini.

    Daniel Bramantyo, seorang dokter dari Rumah Sakit Pertamina Jaya beberapa tip aman berkendara selama berpuasa.

    1. Jaga Kecepatan

    Tingkat kecepatan kendaraan berpotensi mengakibatkan kecelakaan, sebab fisik orang yang tengah menjalankan puasa tidak sebugar dibanding saat tidak berpuasa. Rasa kantuk akan muncul ketika badan terasa tidak bugar. Karena itu, berkendaralah dengan kecepatan wajar, karena kemampuan spasial (melihat jarak, membaca kecepatan) seorang pengemudi yang berpuasa biasanya tidak maksimal, dan ini menimbulkan reaksi yang  lebih lambat.

    2. Waktu Tidur

    Di bulan puasa, jam tidur akan terpotong waktu sahur. Ini membuat pengendara lebih cepat lelah dan kurang berkonsentrasi. Karena itu maksimalkan waktu jam tidur dan kurangi aktivitas yang mengurangi waktu istirahat yang tidak menjadi prioritas  dan kurang bermanfaat, seperti begadang. Tidur yang cukup dapat menghindari rasa kantuk saat mengemudi.

    Baca: Astra Honda Gelar Adu Keterampilan Berkendara Aman 

    3. Jaga Emosi

    Kemacetan biasa terjadi di waktu menjelang berbuka puasa. Kondisi itu cukup mengganggu di mana setiap pengendara tergesa-gesa untuk segera sampai di rumah dan berbuka bersama keluarga. Ketika Anda mengemudi, sebaiknya tetap tenang dan atur pikiran untuk selalu berfikir positif dan bersabar untuk menjaga emosi. Cara mengemudi yang santun dan tidak mengganggu pengguna jalan lain akan mengurangi risiko kecelakaan.

    4. Tetap terhibur dengan in-car entertainment

    Di bulan puasa, pengendara akan menjadi sangat cepat lelah dan mengantuk ketika berhadapan dengan kemacetan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memastikan radio atau in-car entertainment kendaraan Anda dapat berfungsi dengan baik. Hal ini dapat membantu Anda untuk menstimulus pikiran tetap jernih dan menjaga mood Anda tetap baik.

    Baca: Tip dan Trik Berkendara Aman dari Selebgram Ayu Indriati

    Hal ini dapat melepas tingkat stress Anda di jalan dan meminimalisirkan kadar emosi yang dapat memicu keluarnya energi yang cukup besar. Selain itu, Anda pun dapat mendengar kapan azan Magrib berkumandang.

    “Chevrolet mengimbau agar selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan selama berkendara melalui beberapa tip yang dapat diterapkan oleh para pengendara,” kata Yuniadi Haksono Hartono, External Affairs & Communications Director, General Motors Indonesia, ditstributor mobil Chevrolet di Indonesia, dalam keterangan resmi Kamis, 9 Mei 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ratusan Ribu Orang Mengalami Gangguan Pernafasan Akibat Karhutla

    Sepanjang 2019, Karhutla yang terjadi di sejumlah provinsi di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung bisa dipadamkan. Ratusan ribu jiwa jadi korban.