Amankan Rencana Investasi, BAIC Group Incar Saham Daimler

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pantulan logo BAIC Group automobile dalam sebuah pameran di China (REUTERS)

    Pantulan logo BAIC Group automobile dalam sebuah pameran di China (REUTERS)

    TEMPO.CO, Jakarta - Beijing Automotive Industry Holding China (BAIC Group) berupaya membeli lima persen saham raksasa otomotif Jerman, Daimler yang menaungi Mercedez-Benz, menurut sumber anonim dilansir Reuters, Sabtu, 11 Mei 2019.

    Langkah itu ditempuh BAIC demi mengamankan investasinya pada perusahaan manufaktur Mercedes-Benz di China yakni Beijing Benz Automotive.

    Baca: Daimler dan BAIC Sepakat Kerja Sama Produksi Mobil Listrik

    BAIC sudah mengabarkan niat untuk memboyong 4-5 persen saham itu kepada Daimler, kata dua orang sumber yang memahami masalah ini.

    Perusahaan yang berafiliasi dengan Beijing Hyundai dan Foton Motors itu bahkan meminta pihak berwenang Cina untuk mendukung pembelian saham 4-5 persen, kata sumber lainnya.

    BAIC mulai mengakuisisi saham Daimler di pasar terbuka, kata salah satu sumber.

    Baca: Subsidi Dipangkas, Laba Pabrikan Mobil Listrik di Cina Anjlok

    "Harga saham Daimler saat ini ditopang para pembeli yang tampaknya ingin membangun saham itu," kata sumber itu.

    BAIC tidak menanggapi permintaan konfirmasi, sedangkan pihak Daimler juga menolak berkomentar.

    Bola liar mengenai pembelian saham Daimler terus bergulir. Pada pekan lalu, BMW dikabarkan berencana memiliki saham Daimler, namun hal itu dibantah Chief Executive BMW Harald Krueger.

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.