Sosok Honda Civic Type R yang Berubah Menjadi Pikap, Tetap Garang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Civic Type R yang dimodif menjadi pikap. Sumber:carscoops.com

    Civic Type R yang dimodif menjadi pikap. Sumber:carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil Hatchback sporty masih menjadi salah satu jenis mobil paling populer di dunia. Dari mereka yang pemula hingga penggemar balap. Sekarang, jika Anda suka hot hatchback diantara merek Jepang sekaligus ikon, satu-satunya pilihan Anda adalah Honda Civic Type R MY2020, karena Mazdaspeed3 alias Mazda3 MPS telah meninggalkan gaya empat pintu untuk sementara waktu.

    Baca: Honda Civic Type R Pakai Body Kit Mugen: Agresif dan Liar

    Yang menghebohkan Departemen rekayasa produk Honda di Inggris, menyiapkan Honda Civic Type R yang sangat bermanfaat dan bisa dipakai dalam semua kondisi, yang dijuluki 'Proyek P'. Dirilis tahun lalu, Proyek P didasarkan pada Tipe R pra-produksi dan, seperti yang Anda lihat, itu kehilangan pilar C dan setengah atapnya. Lebih nampak sebagai model pikap.

    Berkat Redditor dengan nama pengguna zapperkp, kami melihat Project P di tempat parkir di bawah pencahayaan alami - tidak seperti gambar tahun lalu yang semuanya merupakan hasil jepretan studio.

    Kursi belakang telah dibongkar kini menjadi bak pikap, meskipun body kit tipe R yang agresif tetap dipertahankan, bersama dengan sayap belakang yang besar. Ada besi teralis yang menambah kesan kokoh dengan lampu tambahan. Pada bagian tengah atau pemisah menggunakan bahan besi yang biasa dipakai sebagai dek kendaraan berat.

    Baca: Honda Civic Type R Ini 25 Kali Lebih Bertenaga dari Lamborghini 

    Mesin tidak berubah adalah dengan kombo gearbox, Honda memperkirakan bahwa Proyek P dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu di bawah 6 detik dan mampu mencapai kecepatan tertinggi dari 265 km/jam.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.