Mudik Pakai Mobil Rental, Perhatikan Hal Ini Agar Tak Salah Pilih

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pemudik antre di gardu tol darurat di jalan tol fungsional Pejagan-Pemalang, Kertasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 9 Juni 2018. Pada H-6 kendaraan pemudik di jalan tol fungsional dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah meningkat, sehingga membuat kemacetan panjang di gardu tol darurat. ANTARA

    Kendaraan pemudik antre di gardu tol darurat di jalan tol fungsional Pejagan-Pemalang, Kertasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 9 Juni 2018. Pada H-6 kendaraan pemudik di jalan tol fungsional dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah meningkat, sehingga membuat kemacetan panjang di gardu tol darurat. ANTARA

    TEMPO.CO, JakartaMudik menggunakan mobil rental masih menjadi pilihan. Pasalnya menurut Direktur SERA & TRAC-Astra Rent a Car, Hadi Winarto, sewa mobil di TRAC mengalami peningkatan sebesar 30 persen menjelang mudik.

    Sebelum mudik menggunakan mobil rental, kata Hadi, ada baiknya memperhatikan beberapa poin penting ini agar selama perjalanan mudik tidak mengalami masalah di tengah jalan.

    Baca juga: TRAC Siapkan Rental Mobil Khusus Mudik 2019, Ini Paket Harganya

    Hadi menjelaskan bahwa sebelum menyewa mobil untuk mudik pastikan mobil yang hendak disewa mampu menampung jumlah penumpang dan bagasi. “Jadi pilihlah tipe mobil yang sesuai kebutuhan,” ujarnya kepada Tempo, Selasa, 14 mei 2019.

    Kemudian, lanjut dia, pilihlah rental mobil yang terpercaya. Pilih tempat penyewaan mobil yang ada asuransi dan ada mobil pengganti jika mobil sewaan terjadi masalah. 

    Baca juga: Rental Mobil TRAC Mulai Diserbu Pemudik, Mobil 7 Seater Idola

    Pastikan juga unit kendaraan dalam keadaan prima, artinya mobil rutin diservis dan usianya masih muda. Ia menganjurkan untuk memilih mobil dengan usia di bawah 4 tahun. Terakhir, pesan mobil sewaan untuk mudik 2019 dari jauh-jauh hari agar tidak kehabisan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.