Range Rover Evoque 2019 Dipastikan Hadir di Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Range Rover Evoque 2019 (JLR)

    Range Rover Evoque 2019 (JLR)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Wahana Auto Ekamarga sebagai distributor resmi mobil Land Rover di Indonesia memastikan kehadiran mobil Range Rover Evoque terbaru pada 2019, menyusul peluncuran model pesaing BMW X1 dan Audi Q3 itu secara global pada Mei.

    "Kami memang punya rencana bawa Evoque terbaru sebagai jajaran mobil Range Rover di Indonesia. Tapi, saya tidak bisa mengatakan pada semester I atau semester II. Pastinya, tetap tahun ini," kata Direktur Merek Jaguar dan Land Rover Indonesia Jentri Izhar dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu 16 Mei 2019.

    Baca juga: Land Rover Defender Akan Mulai Didistribusikan ke Konsumen 2020

    Range Rover, lanjut Jentri, merupakan salah satu mobil yang memberikan kontribusi terbesar dalam penjualan Jaguar Land Rover Indonesia sehingga model terbaru mobil itu akan masuk dalam daftar produk yang akan diluncurkan di pasar Tanah Air.

    "Evoque menjadi model Range Rover yang paling laku di seluruh dunia. Kami akan membawa Evoque dengan mesin terbarunya yang punya spesifikasi mirip dengan mesin sebelumnya," katanya.

    Jentri mengatakan Jaguar Land Rover Indonesia tidak mematok target penjualan 2019, yang berbeda dengan angka penjualan pada 2018 menyusul pasar mobil premium yang masih stagnan.

    "Pada tahun lalu, angka penjualan kami mencapai 200 unit untuk semua model Jaguar dan Land Rover. Range Rover Evoque menjadi pilar penjualan kami selain Range Rover Velar," ujarnya.

    Baca Juga: Pabrik Jaguar Land Rover Tutup, Pengiriman ke Indonesia Aman

    Pasar Indonesia juga menjadi penyumbang terbesar penjualan mobil Range Rover Evoque di seluruh dunia. Optimisme Jentri melihat pasar mobil premium di Indonesia dilatarbelakangi kondisi ekonomi-politik yang masih bisa bergerak selepas Pemilihan Presiden 2019.

    "Rasanya kalau saat ini, kami masih terlalu awal untuk melihat pasar Indonesia karena segmen produk kami yang kecil sangat cepat pergerakannya," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.