Penjualan Mobil April 2019 Turun, Toyota dan Honda Naik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • New Honda BR-V diluncurkan di IIMS 2019. 25 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    New Honda BR-V diluncurkan di IIMS 2019. 25 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, JakartaPenjualan mobil sepanjang bulan April 2019 mengalami penurunan hingga 17,8 persen, menurut data yang dikirimkan PT Astra International, mengutip Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

    Kendati demikian, penurunan tidak terjadi pada seluruh pabrikan mobil Indonesia karena Toyota, Honda dan Suzuki mengalami kenaikan pada April.

    Penjualan mobil sepanjang April tercatat 84.029 unit, turun sekira 17,8 persen dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 102.258 unit.

    Baca juga: April 2019 Penjualan Mobil Honda Meningkat 43 Persen

    Pencapaian bulan keempat 2019 juga turun 6 persen jika disandingkan dengan penjualan pada Maret sebesar 90.198 unit.

    Namun penurunan itu tidak terjadi pada Toyota mencapai kenaikan dari 28.917 unit pada Maret menjadi 29.564 pada April.

    Honda yang bulan lalu menjual 8.144 unit mobil, naik 43 persen menjadi 11.631 unit pada April. Sedangkan Suzuki juga naik dari 6.291 unit menjadi 7.677 pada April.

    Baca juga: Maret 2019 Penjualan Mobil Honda Capai 15.179 Unit

    Namun Mitsubishi, Nissan dan Daihatsu mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya.

    Secara total, penjualan mobil Januari hingga April 2019 sebanyak 337.892 unit, atau terkoreksi 14,3 persen dari penjualan pada periode yang sama tahun lalu.

    Berikut angka penjualan lima pabrikan pada April 2019:

    Toyota 29.564 unit
    Daihatsu 16.126 unit
    Honda 11.631 unit
    Mitsubishi 10.076 unit.
    Suzuki 7.677 unit

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.