CEV Prancis: Yuki Kunii Menang, Mario Suryo Aji Jatuh di Lap Awal

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Suryo Aji. Sumber: instagram @mario.a16

    Mario Suryo Aji. Sumber: instagram @mario.a16

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap muda Indonesia, Mario Suryo Aji gagal meraih poin setelah sebelumnya konsisten meraih poin dalam balap CEV Moto3 di Sirkuit Le Mans, Prancis, Sabtu 18 Mei 2019. Mario tersingkir setelah tersenggol pembalap RGR TM Racing Factory Nicola Fabio Carraro. Kecelakaan ini terjadi dengan kondisi lintasan sempit dan kondisi masih basah sedangkan para pembalap berebut untuk meraih baris di depan.

    Baca Juga: CEV Moto3 Prancis: Mario Suryo Aji Optimistis Bisa Raih Poin

    Mario Aji sebenarnya sudah cukup baik dengan meraih posisi 16 pada sesi kualifikasi dengan catatan waktu 1 menit 44,043 detik. Catatan Mario ini terbaik kedua setelah Yuki Kunii, Adapun Max Cook berada di 1 menit 44,204 detik dan Billy Van Eerde juara Asia Talent Cup 2018 hanya mengawali balapan dari posisi 34. Pada sesi warm up, Mario Aji mampu memperbaiki posisi di 14 dengan catatan lebih lambat 1 menit 56,823 detik dengan kondisi lintasan basah.

    Sebelum latihan bebas, Mario sempat optimistis bisa kompetitif meski ia mengakui masih belum hafal dengan karakter Le Mans. Saya optimistis menghadapi balapan akhir pekan ini, meskipun berlangsung di sirkuit yang baru buat saya. Saya terus mempelajari karakter sirkuit Le Mans dan akan berusaha untuk cepat beradaptasi, supaya bisa meraih hasil memuaskan. Saya akan berusaha tampil lebih baik dan memberikan hasil maksimal," katanya dalam keterangan tertulis sebelumnya.

    Baca Juga: Alasan Honda Memilih Mario Suryo Aji Naik Kelas ke CEV Moto3

    Balapan dimenangkan Yuni Kunii dengan catatan waktu 31 detik 44,637 detik. Di belakang Kunii ditempati Jose Julian Garcia, Jeremy Alcoba, Daniel Holgado dan Barry Baltus. Pembalap Asia Talent, Billy Van Eerde hanya mampu finis posisi 26 dan Max Cook di British Talent berada di posisi 18 tanpa poin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.