Cara Daimler Meningkatkan Penjualan Truk Mercedes-Benz di 2019

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mercedes-Benz Axor 2523 R. Sumber: swa.co.id

    Mercedes-Benz Axor 2523 R. Sumber: swa.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), agen penjualan tunggal mobil komersial Mercedes-Benz di Indonesia, mampu melanjutkan pertumbuhan yang mengesankan dari produk andalannya di Indonesia, Mercedes-Benz Axor.

    Baca Juga: Image Mahal Runtuh, Truk Mercedes-Benz Siap Geser Produk Jepang

    Menutup tahun keuangan sebelumnya dengan mencatat lebih dari 100 persen target penjualan Mercedes-Benz Axor, DCVI optimistis model truk khusus ini akan melanjutkan keberhasilannya di segmen truk heavy-duty pada tahun 2019. “Prestasi kami di paruh pertama tahun 2019 menunjukkan bahwa kami adalah salah satu merek truk terpercaya di Indonesia. Ini adalah tren yang bagus setelah 2018, yang merupakan tahun yang hebat bagi kami dalam hal penjualan dan kinerja purna jual,” kata Maximilian Knorr, Marketing Director Truck Indonesia, DCVI dalam keterangannya.

    Selama Kuartal I /2019, DCVI telah melakukan beberapa pengiriman Mercedes-Benz Axor dalam jumlah besar ke beberapa pemain penting dari berbagai industri. Selain melangkah lebih jauh dalam hal kinerja penjualan, DCVI juga terus meningkatkan layanan pelanggan dengan menyediakan berbagai dukungan operasional dan teknis termasuk sistem manajemen armada yang baru diluncurkan FleetBoard Indonesia dan program flying doctor.

    Selain itu, perluasan jaringan dealer terus bertambah untuk memastikan operasi yang berkelanjutan dan efisien kepada para pelanggan. Hingga hari ini, terdapat lebih dari 19 dealer dan pusat layanan eksklusif yang berlokasi di wilayah-wilayah utama seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi yang didedikasikan untuk mendukung bisnis pelanggan.

    Baca Juga: Kelebihan Truk Mercedes Benz yang Dipamerkan di Indo Mining Expo

    Untuk memenuhi permintaan konsumen akan ada segmen truk heavy-duty di tanah air, DCVI menyiapkan portofolio melalui jajaran Mercedes-Benz Axor - mulai dari 16 T hingga 48 T. Ketangguhan Mercedes-Benz Axor dibuktikan dengan individual pompa injeksi langsung, RPM mesin rendah pada kecepatan tinggi, dan kombinasi lampu ekor LED. Pada aspek keamanan, Mercedes-Benz Axor dilengkapi dengan fitur lampu LED daytime running, Anti- Lock Breaking System (ABS), serta constant throtthle valve engine brake.

    Sekarang, Mercedes-Benz Axor ingin menunjukkan performa luar biasanya dengan memberikan pengalaman langsung kepada konsumen untuk merasakan tangguhnya truk Mercedes-Benz Axor di lapangan. Sekaligus menguatkan komitmen DCVI yang senantiasa mengutamakan keamanan, dan efisiensi; melalui semua model truk Mercedes-Benz Axor yang siap dan andal dalam menjajal segmen yang ditargetkan - konstruksi, pertambangan, dan logistik.

    Knorr optimistis dengan semua fitur canggih andalan Mercedes-Benz. Ini bisa dibuktikan denganpengakuan dari para pelanggan kami. Salah satu pelanggan armada Axor telah membuktikan bahwa truk ini sangat efisien untuk membantu bisnis mereka. "Mercedes-Benz Axor memiliki konsumsi bahan bakar rendah dihitung untuk 1: 3 dengan beban dan 1: 4 tanpa beban, menjadikan efisiensi biaya hingga 15 persen. Kami berharap produk kami dapat memberikan kontribusi yang lebih besar, tak hanya bagi bisnis pelanggan namun juga bagi perkembangan Indonesia,” ucap Knorr.

    Baca Juga: Truk Pesaing Fuso Buatan Mercedes-Benz Cocok Buat Angkut CPO

    Untuk menggenjot target penjualan tahun ini dan menghadapi persaingan dengan kompetitor, DCVI melakukana beberapa cara, ialah : customer satisfaction kepada pelanggan, baik melakukan edukasi ke dealer dan juga pelayanan after sales. Tahun lalu DCVI berhasil mendistribusikan 1000 - 2000 unit truk ke pelanggan.

    SWA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.