Mobil Listrik BMW i3S Segera Dipasarkan di Indonesia

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BMW I3S dipamerkan di ajang Los Angeles Auto Show 2017. 1-10 Desember 2017. (extremetech)

    BMW I3S dipamerkan di ajang Los Angeles Auto Show 2017. 1-10 Desember 2017. (extremetech)

    TEMPO.CO, Jakarta - BMW Group Indonesia memastikan akan memasarkan mobil listrik BMW i3S tahun ini. Saat ini model kendaraan listrik berbasis baterai itu tengah menjalani homologasi kendaraan sebagai syarat untuk memasarkan kendaraan.

    Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O’tania mengatakan, hingga sejauh ini cukup banyak konsumen yang menanyakan perihal mobil listrik BMW. Mobil listrik BMW dipastikan akan dijual pada tahun ini setelah proses homologasi selesai.

    Baca juga: Mobil Listrik BMW i3s Tampil Lebih Sporty

    "Tapi waktunya belum bisa diinformasikan karena kami menunggu proses homologasi. Kami lihat proses homologasinya, bisa [dijual] sebelum atau setelah GIIAS 2019," ujarnya di Jakarta, baru-baru ini.

    Jodie menjelaskan, belum selesainya proses homologasi membuat model BMW i3S belum bisa mendapatkan harga jual resmi. BMW i3S jelasnya, merupakan kendaraan listrik murni sehingga butuh waktu dalam proses homologasi.

    "Karena untuk BMW i3S itu full electic, tidak pakai internal combustion engine [ICE], secara pengujian butuh waktu, kami koordinasi dengan Kemenhub," tambahnya.

    Baca juga: BMW Janji Luncurkan Mobil Listrik di Indonesia Tahun Ini

    Adapun, Model i3S menjadi salah satu kendaraan listrik murni yang diklaim diterimas positif di market global. BMW merupakan salah satu produsen otomotif yang sangat aktif untuk mengembangkan pasar mobil listrik di dalam negeri.

    Merek asal Jerman ini, tercatat telah memperkenalkan di Tanah Air BMW i8, BMW i8 Roadster yang merupakan kendaraan listrik hibrida colokan (plug-in hybrid electric vehicle/PHEV).

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.