Setelah Gixxer, Suzuki Siapkan Intruder 250cc yang Gagah

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Intruder SP 2018. Sumber: auto.ndtv.com

    Suzuki Intruder SP 2018. Sumber: auto.ndtv.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Suzuki Motorcycle India meluncurkan Gixxer SF 250 untuk meramaikan pasar kelas 250cc. Sebelum Gixxer SF 250, Suzuki hadir di segmen 250 cc dengan Inazuma 250 namun kurang laris. Saat ini, Suzuki dilaporkan berencana meluncurkan motor penjelajah yaitu Suzuki Intruder.

    Baca Juga: Suzuki Gixxer 250 Mesin SOHC, Tenaga Bisa Imbangi Ninja Mono

    Sebuah laporan dari Zigwheels mengklaim bahwa Suzuki akan menggunakan platform 250 cc baru untuk beberapa model. Motor telanjang Gixxer 250 akan hadir dalam beberapa bulan mendatang. Intruder yang memiliki posisi duduk ala cruiser Harley Davidson kemungkinan besar akan muncul dipasaran setelah model naked keluar. Kehadiran dua produk ini sebelum akhir tahun 2019.

    Intruder 250 akan menggunakan mesin yang sama yang menempel di Gixxer SF 250. Mesin Gixxer memakai 249 cc silinder tunggal, berpendingin oli, 4-katup, dan mesin SOHC. Tenaga yang dihasilkan adalah 26,5 PS pada 9.000 rpm dan torsi 22,6 Nm pada 7.500 rpm. Mesin terhubung ke gearbox enam kecepatan.

    Cruiser seperempat liter juga kemungkinan akan menggunakan suspensi depan teleskopik konvensional dan monoshock belakang untuk mampu menyerap goncangan. Cakram pada kedua roda menjadi andalan dalam pengereman yang dilengkapi ABS dual channel.

    Baca Juga: Suzuki Gixxer 250 Meluncur Masuk Segmen Sport Tourer

    Secara fitur dan gaya akan berbeda dari Intruder 155 yang ada. Pembaruan meliputi lampu full LED, konsol instrumen yang sama dengan Gixxer SF 250 dan sistem pembuangan twin-pod.

    Suzuki Intruder 250 diprediksi akan dibanderol berharga antara INR 1.85 lakh sekitar Rp 38,5 juta. Suzuki Gixxer SF 250 dijual dengan harga INR 170.655 atau Rp 35,5 juta.

    INDIAN AUTOSBLOG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.