Mau Mudik, 3 Pengecekan Wajib pada Ban Sepeda Motor

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ban tubeless sepeda motor. TEMPO/Wawan Priyanto

    Ilustrasi ban tubeless sepeda motor. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ban merupakan salah satu bagian penting yang menunjang kenyamanan berkendara dan berpengaruh cukup besar terhadap keselamatan pengendara. Berfungsi sebagai penahan beban kendaraan dan pengendaranya, ban juga menjadi komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Sehingga ban sepeda motor wajib dalam kondisi prima untuk memberikan performa yang maksimal dalam berkendara.

    Baca Juga: Tip Merawat Ban Tubeless Sepeda Motor Agar Lebih Awet

    Mendekati arus mudik lebaran, tidak dipungkiri sepeda motor menjadi salah satu alternatif kendaraan yang digunakan untuk perjalanan mudik. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mengecek kondisi ban sepeda motor Anda ya. Berikut tips dan trik untuk pengecekan ban sepeda motor:

    1. Periksa tekanan angin
    Beberapa pengendara menyukai tekanan angin yang sedikit dikurangi karena akan mendapatkan cengkraman yang lebih saat digunakan. Akan tetapi hal ini tidak disarankan karena dalam jangka waktu yang lama, hal ini dapat menimbulkan benjol pada ban karena adanya beban yang berlebihan yang harus ditahan oleh ban. Selain itu, tekanan angin yang berlebih juga tidak baik untuk ban, karena ban akan menjadi keras sehingga keseimbangan dalam berkendara akan terganggu, efek dari angin yang terlalu keras ini mengakibatkan getaran pada pengendalian. Oleh karena itu pastikan tekanan angin ban harus dalam ukuran yang pas, jangan sampai lebih atau kurang.

    2. Periksa arah pemasangan
    Arah pemasangan ban juga harus di perhatikan, jangan sampai terbalik saat melakukan pemasangan ban. Saat ini sudah banyak merek ban yang menerapkan sistem perbedaan kembangan ban depan dan belakang, salah satunya Aspira Premio yang bertujuan untuk memaksimalkan performa dalam berkendara. Fungsi kembangan ban depan lebih ditujukan untuk pengendalian kendaraan, sedangkan kembangan ban belakang difungsikan untuk menyalurkan tenaga kendaraan.

    3. Cek kedalaman kembangan
    Setiap produk ban dilengkapi dengan tanda penggunaan atau dikenal dengan TWI (Thread Wear Indicator) yang ditandai dengan segitiga pada dinding ban. Pada bagian segitiga terdapat tonjolan karet yang menunjukan batas pemakaian ban, jika sudah menyentuh tonjolan itu ada baiknya di lakukan penggantian karena kembangan sudah aus dan daya cengkram ban sudah berkurang sehingga berbahaya jika terus digunakan.

    Baca Juga: Mudik Naik Sepeda Motor, Berikut Ini Tip Gaya Berkendara Aman

    Jika kembangan ban sepeda motor sudah aus dan ingin mengganti ban sepeda motor kesayangan Anda, jangan khawatir Aspira Premio sebagai salah satu ban sepeda motor dengan teknologi terbaik yang memaksimalkan kenyamanan dan performa kendaraan anda turut meramaikan pagelaran Jakarta Fair 2019. Tidak hanya meramaikan saja, Aspira Premio juga memberikan potongan harga sampai dengan 60 persen. Syaratnya cukup datang ke booth Astra Otoparts di Hall B2 No, 20 Kemayoran dan mainkan gamesnya untuk mendapatkan potongan harganya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.