Giliran Ahwin Sanjaya Amankan Podium 2 ARRC Buriram

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahwin Sanjaya (198) saat beraksi di balap kedua seri 3 ARRC AP250 di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu 2 Mei 2019. (AHRT)

    Ahwin Sanjaya (198) saat beraksi di balap kedua seri 3 ARRC AP250 di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu 2 Mei 2019. (AHRT)

    TEMPO.CO, JakartaPembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Ahwin Sanjaya berhasil finish di podium 2 pada balapan kedua seri ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) di Chang International Circuit, Buriram,Thailand, Minggu, 2 Mei 2019.

    Sukses Ahwin melengkapi pencapaian pembalap AHRT lainnya, Irfan Ardiansyah, yang berjaya meraih podium 3 di balapan pertama, Sabtu, 1 Mei 2019. Kedua pembalap muda ini bertarung di kelas AP250. 

    Pada balapan pertama ,Irfan Ardiansyah yang memulai balapan dari posisi kedua sempat turun ke posisi 6. Namun dengan kualitas skill balap yang baik, Irfan memperbaiki catatan waktunya dan berhasil masuk rombongan terdepan. Memasuki tikungan terakhir, dirinya melakukan overtake pebalap di depannya dan menempati posisi ke-3 hingga menyentuh garis finis.

    Pada balapan pertama, pembalap lainnya yang turun di kelas AP250 yakni Awhin Sanjaya memulai start dari posisi ke-12 dan Lucky Hendriansya dari posisi ke-15. Kedua pembalap ini juga tampil agresif, Lucky sempat masuk kedalam persaingan perebutan podium mulai lap keempat hingga lap terakhir. Namun dirinya harus terbuang ke posisi ke-7 akibat pesaingan ketat pada tikungan terakhir sebelum mencapai garis finis.

    Sedangkan Awhin memulai start dengan baik hingga pada lap ketiga, dirinya berhasil masuk dalam rombongan terdepan untuk perebutan podium ketiga. Masuk putaran kedelapan dirinya harus rela ketinggalan dari rombongan akibat menghindari pebalap didepannya yang terjatuh sehingga dirinya harus rela finis di posisi ke-8. 

    Balapan kedua kelas AP250 yang digelar pada hari Minggu, 2 Mei 2019, berlangsung sangat sengit. Saat balapan dimulai, Awhin tampil impresif. Pemuda asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini terus berusaha masuk kedalam rombongan terdepan dan sempat beradu dengan pebalap lainya untuk perebutan podium pertama.

    Baca juga: Balap Motor ARRC Buriram: Irfan Ardiansyah Podium 3

    Awhin berhasil melakukan overtake ke dalam perebutan posisi pertama pada lap keenam. Persaingan ini terus berlangsung hingga memasuki lap terakhir hingga akhirnya Awhin finis di posisi kedua. Dengan berakhirnya balapan seri ketiga ini, Awhin kini berada di peringkat ke 5 klasemen sementara pada gelaran ARRC 2019. 

    “Sejak awal balap race kedua ini, saya sudah bertekad untuk langsung maju ke depan untuk menjaga peluang saya bersaing berebut podium. Bermodal start yang bagus saya bisa terus berada di rombongan depan dan berusaha tetap konsisten sampai garis finish. Semoga saya bisa melanjutkan hasil baik ini pada seri keempat akhir bulan ini,” ujar Awhin dalam siaran pers yang diterima Tempo, Minggu, 2 Mei 2019.

    Pembalap lainnya yakni Irfan Ardinsyah memulai start dengan baik dan terus menjalani balapan untuk perebutan posisi teratas. Berbeda dengan rekan setimnya, memasuki lap keenam dirinya harus melorot ke posisi 6 akibat rapatnya antar pembalap.

    Secara konsisten dirinya terus dapat menyusul pembalap di depannya hingga berada di posisi ke-2. Namun pada tikungan terakhir Irfan melakukan kesalahan dan harus finis di posisi ke-4. 

    Sedangkan pembalap AHRT lainnya yang turun di kelas AP250 yakni Lucky Herdiansya juga tampil agresif. Pada balapan kedua ini, dirinya dapat bersaing baik dengan pembalap lainnya. Secara perlahan dirinya dapat memperpendek jarak dengan pembalap lainya dan memulai masuk ke dalam rombongan terdepan.

    Pada lap ke 8 Lucky berhasil menduduki posisi ke-3, namun memasuki putaran kesembilan dirinya harus melorot ke posisi 7 dan harus finis pada posisi ke-8 akibat overtake pembalap lainnya. Lucky kini berada di posisi ke 4 klasemen sementara dalam ajang ARRC 2019. 

    “Sayang sekali, sedikit kesalahan saya lakukan pada tikungan terakhir dan membuat saya kehilangan podium dan harus puas finish di posisi 4,” ujar Irfan.

    Baca juga: ARRC Australia: Pembalap Astra Honda Incar Podium Juara

    Supersport 600
    Andi Gilang yang turun di kelas Supersport600 (SS600) memulai start dari posisi terdepan dengan baik. Gilang terus berada di baris terdepan. Hingga lap kesebelas, dirinya tertahan untuk melaju lebih kencang dan turun ke posisi 5. Sedangkan Rheza Danica yang memulai start dari posisi ke-9 dan baru pertama kali merasakan sirkuit Buriram di kelas SS600, juga menunjukkan hasil kian membaik dan mampu bersaing grup tengah dan finis di posisi ke 9.

    Pada balapan kedua pada kelas Supersport 600, kedua pembalap ini menjalani balapan dengan semangat tinggi untuk dapat mengibarkan bendera Merah Putih di Thailand. Bahkan Gilang secara konsisten dapat memberikan perlawanan yang cukup meyakinkan dari pembalap lainnya. Meskipun begitu, Gilang harus rela finis di posisi ke-5, sedangkan Rezha terjatuh di tikungan terakhir pada lap kesepuluh dan tidak dapat menyelesaikan balapan. 

    “Saya sebenarnya memulai start dengan baik. Namun pada tikungan ketiga saya melebar dan disusul oleh 3 pembalap di belakang saya. Sepanjang balapan, fokus saya adalah berusaha lebih cepat dan mempertahankan irama untuk bisa mengembalikan posisi di tiga besar. Tapi sampai bendera finish berkibar, saya harus puas di posisi 5," ujar Gilang.

    General Manager Marketing Planning Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) A. Indraputra mengatakan hasil positif saat balapan maupun sesi kualifikasi yang dicapai para pembalap di seri ketiga ini merupakan hasil semangat juang yang tinggi serta kerja keras tim AHRT. Meskipun begitu para pebalap muda tanah air juga mendapatkan banyak pelajaran dan dapat memacu semua pebalap untuk lebih baik lain di seri-seri selanjutnya. 

    “Raihan 2 podium merupakan catatan yang positif bagi tim dan juga banyak pelajaran berharga selama balapan beberapa seri ARRC. Kami berharap raihan ini dapat terus terukir hingga dapat mengibarkan bendera Merah Putih di ajang balap International. Kami akan terus dukung perkembangan para pembalap muda Tanah Air ini,” ujar Indraputra.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.