Tips Merawat Mobil Usai Digunakan untuk Mudik, Simak Ulasannya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana arus lalu lintas Tol Tangerang-Merak pada kilometer 93 yang mengalami kemacetan sebelum Gerbang Tol Merak di Banten, 30 Mei 2019. Kemacetan disebabkan oleh meningkatkan jumlah kendaraan pada mudik H-6 Lebaran. TEMPO/Amston Probel

    Suasana arus lalu lintas Tol Tangerang-Merak pada kilometer 93 yang mengalami kemacetan sebelum Gerbang Tol Merak di Banten, 30 Mei 2019. Kemacetan disebabkan oleh meningkatkan jumlah kendaraan pada mudik H-6 Lebaran. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Musim mudik Lebaran 2019 ini masih banyak masyarakat yang menggunakan mobil pribadi untuk menjumpai sanak saudaranya yang jauh, sehingga penggunaaan mobil pribadi menjadikannya itu mudah rusak karena pemakaian dengan jarak jauh dan terus menerus.

    CEO Dokter Mobil, Ricky Sen memberikan beberapa pengetahuannya tentang hal-hal yang harus diperhartikan pada mobil pribadi Anda saat sudah balik mudik dengan kendaraan kesayangan Anda, agar tidak mengalami kerusakan yang parah ke depannya.

    1. Penggantian Oli.

    Oli jika mendekati penggantian wajib diganti, misalkan harus mengganti oli pada saat nantinya jarak tempuh sudah mencapai 5.000 km. Jadi, ketika kendaraan yang digunakan untuk mudik tidak perlu harus menunggu mencapai 5.000 km, tetapi ketika jarak yang kita gunakan hanya mencapai misal 3.000-an km lebih baik diganti saja.

    Baca juga: 6 Tips Berkendara Hemat Bahan Bakar Saat Mudik

    2. Air Coolant, bukan air biasa.

    Penggantiaan pada air coolant tidak disarankan untuk menggunakan air biasa, hal ini disebabkan karena dalam kondisi mesin panas, titik didih air sangat tinggi dan dikhawatirkan tidak maksimal untuk menjaga suhu. Selain itu, air mineral juga berpotensi menimbulkan karat, termasuk di dalam jalur air untuk mendinginkan mesin.

    3. Suhu mobil apakah overheat atau normal.

    Mobil yang terus menerus dipakai juga bisa mengalami masalah jika dibiarkan hidup terus menerus. Selain itu, ada banyak kerusakan dalam mobil yang bisa memicu suhu mesin mobil menjadi naik, seperti adanya kerusakan pada anti-freeze atau pendingin mesin yang mengalami kebocoran dan juga Thermostat yang bermasalah.

    4. Tune Up

    Ketidaktahuan pemilik kendaraan pada saat mudik adalah pengisian bahan bakar minyak (BBM), kita tidak bisa memastikan dengan jelas apakah BBM yang kita konsumsi untuk kendaraan kita murni atau sudah mengalami porses campuran yang bisa menyebabkan kerusakan pada mesin kendaraan kita dan juga perfoma dari kendraan itu. Untuk mengatasi masalah tersebut ada baiknya di-tune up selepas balik mudik.

    Baca juga: 7 Tips Mudik 2019 dengan Menggunakan Mobil ala Adira

    5. AC juga wajib dibersihkan.

    Kondisi jalan yang tidak bisa diprediksi dan juga perjalanan yang jauh akan membuat AC pada kendaraan kita kotor, sehingga sirkulasi menjadi tidak sehat.

    Bagi Anda yang berencana mudik Lebaran ke kampung halaman dengan menggunakan mobil pribadi, jangan lupa untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara dan juga memastikan bahwa kendaraan anda dalam kondisi yang prima, sehingga anda dan keluarga bisa selamat hingga tujuan. 

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.