Aurus Senat, Limusin Lapis Baja Vladimir Putin Segera Diekspor

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Rusia Aurus Senat (Antara/shutterstock)

    Mobil Rusia Aurus Senat (Antara/shutterstock)

    TEMPO.CO, Jakarta - Limusin mewah berlapis baja buatan Rusia, Aurus Senat, yang diproduksi sebagai mobil dinas pejabat pemerintahan akan dipamerkan pada Forum Ekonomi Internasional di St Petersburg (SPIEF), sebagai salah satu produk percontohan ekspor bertema "Russia Extend".

    Aurus akan diekspor pertama kalinya ke Eropa setelah pihak perusahaan menerima beberapa pesanan untuk mobil itu. Aurus kini tengah menuntaskan prosedur sertifikasi di Eropa agar kendaraan dari kelas sedan hingga limusin mewah itu bisa diekspor ke sana.

    "Dalam 'Russia Extend', kami menunjukkan bahwa eskpor kami tidak terbatas bahan baku, sehingga kami dapat menawarkan berbagai macam barang dan jasa berkualitas tinggi, bersaing di pasar internasional," kata wakil ketua dewan Vnesh Econom Bank (VEB) Natalya Timakova, dilasir kantor berita Rusia, TASS, Minggu, 2 Mei 2019. 

    Baca juga: Inilah Mobil Andalan Presiden Rusia Vladimir Putin

    Kendaraan itu dirancang oleh Lembaga Riset Ilmiah dan Mesin Otomotif Rusia di Moskow, dalam proyek "Cortege" yang awalnya ingin menyiapkan sebuah kendaraan mewah namun kokoh untuk presiden Rusia.

    Aurus tidak dibuat di atas banyak platform, melainkan hanya memakai basis tunggal yang bisa dikembangkan menjadi banyak model, misalnya sedan, limusin, minivan, hingga kendaraan sport.

    Aurus Senat pertama kali digunakan dalam pelantikan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Mei 2018, sebelum dipajang pada Moscow International Auto Saloon pada 29 Agustus 2018.

    Baca juga: Putin Memiliki Mobil Kepresidenan Baru, Kalahkan Mobil Trump

    SPIEF telah diselenggarakan sejak 1997, dan telah menjadi platform global terkemuka bagi komunitas bisnis untuk bertemu dan membahas masalah ekonomi yang dihadapi Rusia, pasar negara berkembang, dan perkembangan dunia secara keseluruhan.

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto